Cara Mudah Menulis Novel Remaja

Membuat novel bagi remaja, bukanlah jenis novel yang susah untuk dibuat. Jika Anda mengetahui beberapa trik atau cara kreatif untuk membuatnya. Akan tetapi, tanpa adanya ide dan kratifitas akan membuat Anda kesulitan dalam menulis novel remaja.

Dikatakan tidak terlalu susah karena Anda hanya perlu menuliskan sebuah kisah fiksi atau non fiksi saja, namun dikatakan susah karena selera atau minat remaja bebeda dengan selera orang dewasa. Sehingga Anda perlu cermat membaca selera yang disukai remaja, bepikir, bergaul, berkata-kata seperti remaja.

n 85

Terdapat banyak cara mudah agar mempermudah Anda untuk menulis novel remaja. Namun, Anda perlu menguasai beberapa trik dan cara agar sukses ketika membuatnya. Berikut beberapa cara yang wajib Anda ketahui, saat akan menulis novel remaja.

Kenali pembaca: Ingatlah, pembaca novel Anda adalah remaja dengan kisaran umur antara 12-19 tahun. Usahakan sebelum memulai menulis novel, Anda sudah mengetahui selera, permasalahan, gaya bicara, cara menerima, hingga cara menyelesaikan masalah pada remaja.

Dengan begitu, Anda dapat mengenali pembaca dan menetukan rentang usia pembaca. Selanjutnya tulislah sebuah cerita novel, seperti saat Anda sedang bercerita kepada remaja rentang usia yang sudah ditentukan. Hindari menulis novel seperti sedang berpidato atau menasehati, karena akan membuat bosan.

Menentukan genre: Ada berbagai macam genre nove; remaja seperti fiksi, non fiksi, komedi, romantic, misteri, atau penggabungan beberapa genre. Tentukan genre novel yang akan Anda tulis, namun jangan pilih genre yang tidak Anda minati meski banyak yang menyukai genre tersebut.

Pilihlan genre yang Anda minati, agar ketika menulis novel remaja tersebut Anda benar-benar menikmati.

Menciptakan karakter utama: Pilihlah karakter utama yang sesuai dengan usia pembaca novel Anda. Jangan sampai salah menentukan karakter utama yang terlalu muda (Dibawah usia remaja) atau terlalu tua (terlalu jauh diatas usia remaja).

Karena karakter utama adalah faktor utama kenapa pembaca mau memulai hingga mengakhiri untuk membuka dan membaca novel Anda. Oleh karena itu, cobalah bangun karakter utama yang emosional dan bila perlu sampai menyentuh perasaan pembaca.

Tentukan alur dan plot: Pada umumnya alur cerita terbagi menjadi 3 macam yaitu alur maju, alur mundur, dan alur sorot balik. Ketiga alur tersebut sangat membantu Anda dalam menulis suatu cerita novel remaja yang utuh, mudah dibaca, serta mudah dimengerti oleh pembacanya.

Alur cerita yang baik berjalan mengalir, sehingga tanpa disadari oleh pembaca mereka sudah membaca seluruh isi buku. Sedangkan plot berfungsi untuk membantu Anda menentukan peristiwa demi peristiwa pada sebuah cerita baik pembuka hingga penutup.

Perbanyak referensi: Bisa dipastikan, jika semua penulis pernah mengalami kegagalan dalam mengembangkan kata dan kekurangan ide. Untuk menghindari permasalahan ini, Anda bisa memperbanyak referensi dengan membaca novel-novel remaja.

Dengan membaca di perpustakaan, toko-toko buku, mengikuti seminar, mengikuti kursus menulis, membaca buku online, atau jika perlu berdiskusi dengan penulis yang sudah berpengalaman.

Baca Artikel Lainnya :

Bergabung dengan komunitas penulis: Bergabunglah dan mengikuti kegiatan komunitas penulis, sehingga Anda akan mendapatkan banyak ilmu dengan berbagi pengalaman, pengetahuan, dan berdiskusi dengan penulis lain. Sehingga Anda dapat meminta bantuan atau tips ketika mengalami masalah saat menulis novel.

Loading…

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *