Cara Pengelolaan Limbah Plastik

Cara Pengelolaan Limbah Plastik – Plastik merupakan bahan yang memiliki derajat ekristalan lebih rendah dibandingkan dengan serat, bahkan plastik dapat dicetak dan dilunakkan dengan suhu tinggi. Plastik sendiri merupakan sebuah linier atau polimer bercabang yang dapat dilelehkan dengan media panas. Seperti yang banyak anda ketahui jika plastik dapat didaur ulang dengan cara dicetak ulang sesuai bentuk yang dibutuhkan dan diinginkan menggunakan proses injection molding serta ekstrusi.

Untitled

Plastik juga menjadi bahan baku yang banyak dimanfaatkan manusia, mulai dari kemasan, tas kresek, sedotan, mainan, bahan pelapis, alat-alat rumah tangga dan lain sebagainya. Dimana sebagian besar peralatan rumah tangga yang saat ini digunakan terbuat dari bahan utama plastik. Perkembangan di dunia teknologi maupun industri plastik menjadikan kehidupan juga lebih praktis dan mudah.

Beberapa jenis plastik serta barang yang terbuat dari plastik memang sulit untuk didaur ulang. Dari sebagian besar limbah plastik tersebut baru akan hancur atau terurai di dalam tanah setelah jangka waktu yang sangat lama, sekitar 200 hingga 1000 tahun. Sementara jika dibakar, maka plastik justru akan menghasilkan zat kimia beracun yang tentu saja menimbulkan berbagai macam penyakit seperti penyumbatan saluran pernafasan, mengganggu kesuburan, kanker baru-baru dan masih banyak lagi.

 Beberapa bahaya yang dapat diakibatkan oleh limbah plastik antara lain adalah:

  1. Pencemaran air tanah, tanah serta makhluk hidup di bawah tanah.
  2. Berbagai racun partikel plastik yang masuk ke tanah dapat membunuh hewan-hewan yang bertugas sebagai pengurai di dalam tanah seperti halnya cacing.
  3. Mengganggu jalur resapan air.
  4. Menurunkan tingkat kesuburan tanah karena menghalangi proses sirkulasi udara yang ada di dalam tanah serta ruang gerak hewan bawah tanah yang bersifat menyuburkan tanah.
  5. Limbah plastik yang terbawa angin ke laut akan menjerat hewan-hewan yang hidup di laut.
  6. Tumpukan plastik yang termakan hewan mengakibatkan hewan-hewan mati dan meracuni hewan-hewan sehat lainnya.
  7. Pendangkalan sungai serta penyumbatan aliran air sungai yang dapat mengakibatkan banjir.

Sehingga dengan demikian, sangat perlu jika seluruh warga masyarakat dapat lebih berhati-hati dan lebih efisien ketika menggunakan plastik kemasan atau barang-barang yang berbahan plastik. Hal-hal yang dapat dilakukan guna meningkatkan efisiensi penggunaan plastik sekaligus menekan jumlah limbah plastik yaitu:

  1. Memanfaatkan atau menggunakan kantong belanja berbahan kain guna mengurangi jumlah penggunaan tas kantong belanja yang terbuat dari bahan plastik.
  2. Memanfaatkan barang-barang berbahan plastik bekas untuk dijadikan berbagai jenis barang kerajinan maupun digunakan sebagai bentuk lainnya seperti tas, dompet maupun sejumlah pernak-pernik.
  3. Mengembangkan sebuah produk plastik yang lebih awet, sehingga dalam penggunaannya dapat berlangsung jauh lebih lama.
  4. Mengembangkan inovasi dan teknologi penggunaan bahan pengganti plastik maupun proses daur ulang limbah plastik.

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *