Cara Pengelolahan Limbah Pabrik

Cara Pengelolahan Limbah Pabrik – Limbah merupakan salah satu yang dapat menyebabkan pencemaran lingkungan.

Hal ini dikarenakan dari pihak pabrik langsung membuang limbah yang dihasilkan dari pengolahan bahan atau industri ke tanah kosong, ke sungai tanpa memperhatikan senyawa yang terkandung di dalam limbah tersebut.

Walaupun terdapat limbah yang langsung dapat dibuang, namun, untuk limbah yang memiliki senyawa khusus di dalamnya, harus dilakukan pengolahan limbah pabrik.

Sebelum melakukan pengolahan limbah pabrik, harus dilakukan perkiraan untuk meminimalisasi terjadinya pencemaran lingkungan.

as

Misalnya kegunaan dari bahan yang digunakan oleh pabrik, sistem pengolahan bahan tersebut, banyaknya limbah yang dihasilkan dan jenisnya (limbah padat, gas, cair), senyawa atau kandungan kimia yang digunakan.

Hal tersebut dilakukan untuk meminimalisasi terjadinya gangguan pada struktur lingkungan yang disebabkan oleh limbah.

Pengolahan limbah pabrik dapat dilakukan sesuai dengan jenis limbah itu sendiri. Cara pengolahan untuk limbah padat diantaranya:

  1. Penimbunan terbuka.
  2. Sanitary Landfill menggunakan lubang yang sudah dilapisi tanah liat dan plastik untuk mencegah perembesan di tanah dan gas metana yang terbentuk dapat digunakan untuk menghasilkan listrik.
  3. Insenerasi, hasil panas digunakan untuk listrik atau pemanas ruangan.
  4. Membuat kompos padat.
  5. Daur ulang.

Pengolahan limbah gas dapat dilakukan dengan cara mengontrol emisi gas yang dibuang seperti sulfur oksida, nitrogen oksida, hidrokarbon, karbon monoksida. Misalnya dengan menggunakan sumber bahan bakar alternatif atau pengurangan kegiatan pembakaran. Cara kedua adalah dengan menghilangkan materi partikulat dengan cara memfilter udara, pengendapan siklon, filter basah, pengendapan sistem gravitasi, pengendapan elektrostatik. Cara pengolahan limbah pabrik jenis gas antara lain:

  • Pengolahan primer dengan proses penyaringan, pengolahan awal, pengendapan, pengapungan (efektif untuk polutan minyak dan lemak).
  • Pengolahan sekunder yang menggunakan mikroorganisme untuk menguraikan bahan. Terdapat 3 metode yaitu metode Tricling Filter untuk mendegradasi bahan organik pada lapisan media kasar, metode activated sludge yang menggunakan bakteri aerob yang terdapat di lumpur yang kemudian mencampurkan limbah dan lumpur dalam tangki, metode treadment ponds/Lagoons dengan meletakkan limbah pada kolam terbuka.
  • Pengolahan tersier bersifat khusus.
  • Desinfeksi.
  • Slude Treatment atau pengolahan lumpur.

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *