Cara Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Ketumbar

Cara Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Ketumbar – Ketika Anda mengunjungi dapur dan memasak, Anda akan menemukan beragam macam rempah-rempah yang biasanya digunakan misalnya ketumbar.

1

Coriandrum sativum merupakan salah satu tanaman rempah yang berasal dari Eropa Selatan dan dari daerah sekitar Laut Kaspia. Bahan rempah tersebut buahnya berbentuk kecil dan dikeringkan. Jika tidak dihaluskan, bentuknya seperti lada yang berdiameter sekitar 1-2 mm. Dalam dunia pengobatan atau perdagangan obat, ketumbar disebut juga dengan fructus coriandri.

Kandungan Ketumbar

Tanaman ketumbar memiliki berbagai macam kandungan yang dapat berguna bagi manusia. Pada biji ketumbar, terdapat banyak nutrisi dan senyawa serta vitamin C yang memiliki peran sebagai antioksidan yang alami.

Di daun ketumbar juga terdapat vitamin A, C dan flavonoid yang ketiganya memiliki manfaat untuk menjaga kesehatan rongga mulut. Daun ketumbar juga merupakan sumber mineral karena terdapat kalium, besi mangan, kalsium, magnesium.

Penanaman

Untuk menanam tanaman ketumbar, media tanam yang digunakan adalah tanah yang subur dan merupakan tanah ringan dengan keasaman pH sekitar 6,2-6,8. Agar dapat tumbuh dengan baik, tanaman ketumbar harus terpapar sinar matahari yang cukup.

Media tanam yang digunakan sebelumnya harus diolah dengan cara menggemburkannya dengan cara mencangkul tanah yang hendak digunakan hingga kedalaman 2-3 inchi. Tanah tersebut kemudian diberi pupuk kompos yang digunakan untuk membantu memperbaiki struktur tanah. Biji yang hendak ditanam dengan kedalaman sekitar 1-2 cm ke tanah yang telah dipersiapkan.

Tanaman akan tumbuh ketika memasuki 7-10 hari. Setelah ditanam, pastikan untuk menyiram tanaman tersebut setiap hari dengan menggunakan sprayer agar air tidak menggenang dan letakkan di tempat yang mendapatkan sinar matahari yang cukup.

Hama dan Penyakit pada Ketumbar

Salah satu hama yang sering menyerang tanaman ketumbar adalah Stegobium paniceum. Hama ini merupakan penyebab biji ketumbar yang bolong. Beberapa informasi mengenai hama ini yaitu:

Agen Poker
  • Stegobium paniuceum dewasa memiliki warna coklat kemerahan.
  • Mempunyai antena kapitat atau membesar yang ada pada 3 ruas terakhir.
  • Stegobium paniceum betina mampu menghasilkan sekitar 20-100 telur.
  • Stegobium paniceum dapat hidup di suhu 300oC untuk 300 hari dan 28oC selama 70 hari.

Stegobium paniceum akan masuk ke dalam biji ketumbar dan mengakibatkan biji ketumbar menjadi bolong dan memakan isi dari ketumbar sehingga menjadi bubuk biji. Cara pencegahan untuk kumbang jenis ini agak susah. Hal tersebut dikarenakan ukurannya yang sangat kecil. Cara dini yang dapat dilakukan adalah dengan menemukan sumber dari kumbang tersebut.

Biasanya, jenis serangga ini akan masuk ke dalam rumah dan merusak produk makanan misalnya kerupuk atau pasta dan jika menemukannya, sebaiknya dibuang karena sudah tidak layak untuk dimakan.

Metode pemberantasan dapat dilakukan dengan menaruh predator alami dari hama ini misalnya yaitu Tenebriodes sp. dan Thaneroclerus sp. Anda dapat pula menggunakan pestisida sesuai dengan takaran atau dosis yang diperlukan untuk mengontrol jumlah hama yang mungkin menyerang ketumbar.

Penyakit yang menyerang tanaman ketumbar misalnya adalah Bintik Daun Bakteria. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri yang bernama Pseudomonas syringae. Akibat jika terserang penyakit tanaman ini adalah, daun akan menjadi hitam dan buruk.

Pencegahan yang dapat dilakukan agar penyakit ini tidak menyebar adalah dengan membuang daun yang sudah mati, tidak menggunakan daun yang terinfeksi sebagai daun indukan, memangkas atau mencabut tanaman di musim dingin hingga awal musim semi (sekitar bulan desember hingga awal maret) dan menyemprotkan pestisida dengan takaran atau dosis yang diberikan.

 

Baca Artikel Lainnya :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *