Cara tepat budidaya buah delima

Cara tepat budidaya buah delima – Mendengar nama buah delima mungkin sudah sangat familiar di telinga anda. Mungkin apabila ada orang yang masih belum mengetahui hanya beberapa orang saja. Buah delima merupakan buah yang memiliki bentuk yang khas, rasa yang manis, memiliki warna yang terang saat sudah makan, serta memiliki banyak manfaat bagi tubuh kita terutama untuk kesehatan tubuh. Selain memiliki ciri khas tadi buah delima sendiri merupakan komoditi yang banyak memiliki peminat di Indonesia. Buah delima dapat dimanfaatkan dalam berbagai olahan, salah satunya adalah sirup. Bagi anda yang ingin untuk memulai membudidayakan buah ini ada baiknya anda mengetahui langkah langkah yang teapt untuk membudidayakan buah delima. Oleh karena itu buah ini banyak dminati oleh orang Indonesia.

Untitled

Langkah langkah yang tepat sebelumm memulai budidaya tanaman ini sangat penting, karena akan mempengaruhi hasil panen. Berikut akan saya ulas langkah lagkah yang tepat untuk mulaibudidaya buah ini.

  1. Mempersiapkan bibit buah delima 

Bibit buah delima dapat diperoleh dengan berbagai macam cara. Cara terakhir yang biasanya dipergunakan adalah adalah dengan klon stek batang berkayu di asia tenggara. Untuk proses mencangkok biasanya memakan waktu selam 3 bulan. Setelah hasil cangkokan tumbuh akar dengan baik dapat dipastikan bila tanaman akam tumbuh dan berbuah lebih cepat daripada dengan cara lain untuk membudidayakannya. Bibit juga dapat diperoleh dengan membeli, biasanya bibit yang dijual sudah memiliki bunga yang tumbuh.

  1. Penanaman bibit buah delima 

Untuk menanam bibit buah delima pada tanah pastikan dahulu bahwa kondisi tanah sudah digemburkan, tanah juga sudah dicampur dengan pupuk dasar. Pupuk yang baik digunakan adalah pupuk kandang. Setelah tanah sudah siap anda dapat menanam bibit dengan jarak masing masing adalah 5 m antar tanaman. Saat menanam potonglah pucuk yang berada disamping saat proses menanam serta pangkas cabang literal agar bibit dapat membentuk canang tunggal. Tumbuhan anakan hanya diperlukan untuk membangkitkan vigor teminal dengan cara menghimpitnya. Hal ini dilakukan agar tidak merusak tanaman delima. Setelah itu lakukan penyiraman secara rutin selama 2 bulan. Untuk memperkuat pertumbuhan dapat dilakukan pemangkasan serta pembajakan.

  1. Pemeliharaan tanaman buah delima 

Untuk pemeliharaan anda harus memperhatikan pengairan serta penyiraman untuk tanaman ini, perhatikan pulu pola untuk memberikan pupuk. Hal ini bertujuan agar perawatan yang dilakukan sesuai dengan kondisi yang diperlukan oleh tanaman. Pemberian pupuk dilakukan pada saat akhir akhir musim kemarau atau panas. Perawatan terhadap hama serta penyakit yang menyerang tanaman juga harus dilakukan secara rutin. Penyakit dan jamur yang menyerang pohon akan mengakibatkan pohon lama atau akan menghasilkan buah yang kurang baik. Hal yang perlu dilakukan untuk mengatasi hal ini adalah dengan penemprotan fungisida yang sesuai dan juga dapat membungkus buah pada saat buah mulai tumbuh besar. Hal ini bertujuan agar hama tidak dapat memakan buah yang akan matang sehingga buah akan rusak.

  1. Periode pematangan serta panen buah delima 

Pada periode ini buah delima akan rentan dengan keretakan. Apbila buah belum masak makabuah yang dipanen akan memiliki kualitas yang rendah. Sebaiknya sebelum pangkal buahberubah warna menjadi kuning jangan melakukan panen terlebih dahulu. Untuk memanen buahsebaiknya menggunakan gunting panen, jangan dicabut. Setelah tiu lakukan pengemasan serta penyortiran pada buah yang akan dipasarkan.

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *