Cara Tepat dan Mudah Budidaya Buah Tomat (Lycopersicon esculentum Mill)

Cara Tepat dan Mudah Budidaya Buah Tomat (Lycopersicon esculentum Mill) –Tomat (Lycopersicon esculentum Mill) adalah sayuran buah dan tergolong tanaman semusim yang berbentuk perdu. Buah tomat mengandung vitamin dan mineral dan banyak dikonsumsi dan juga digunakan sebagai bumbu masakan oleh masyarakat. Tanaman tomatadalah salah satu komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Klasifikasi tanamantomat yaitu divisi : spermatophyta, subdivisi : angiospermae, kelas : dicotyledonae, ordo : tubiflorae, famili : solanaceae, genus : Solanum (Lycopersicum), species : Lycopersicumesculentum Mill.

Untitled

Morfologi tanaman tomat yaitu batang tomat tidak sekeras tanaman tahunan, akan tetapi batangnya cukup kuat, berwarna hijau, berbentuk persegi empat sampai bulat, danpermukaannya banyak ditumbuhi rambut halus terutama pada bagian batang yang berwarna hijau. Akar tanaman tomat berakar samping yang menjalar ke tanah. Daunnya yaitu berbentuk oval, bergerigi, dan mempunyai celah yang menyirip.

Syarat Tumbuh tanaman tomat adalah memiliki pH tanah 5.5 ‐ 6.5, ketinggian 0 ‐ 1.250 mdpl, dan tumbuh optimal pada dataran tinggi yaitu >750 mdpl. Temperatur ideal yaitu sekitar 24 °C ‐ 28°C dengan curah hujan antara 750‐125 mm/tahun.

Teknis Budidaya Tanaman Tomat adalah

  1. Persiapan benih

Benih bisa disemai ditempat pembibitan dan juga bisa disemai dengan menggunakan tissue pada tray semai yang telah dibasahi dengan cara benih ditebar.

  1. Pengolahan Lahan

Pengolahan tanah bisa dilakukan dengan cara dicangkul atau dibajak dengan membuat bedengan yang lebarnya sekitar 110 ‐120 cm, tinggi 50 ‐ 60 cm, sedangkan jarak antar bedengan yaitu 50 ‐ 60 cm, kemudian diberi pupuk kandang sebagai pupuk dasar sebanyak 10-15 ton/ha dan dicampur dengan tanah, setelah itu bedengan ditutup dengan menggunakan mulsa plastik.

  1. Penanaman

Penanaman dilakukan dengan melubangi mulsa plastik, kemudian menanam bibit tanamantomat yang sudah berumur sekitar 4 – 6 minggu. Penanaman bibit tanaman tomat dilakukan dengan hati – hati supaya akar dan daunnya rusak.

  1. Pemeliharaan

Pemeliharaan tanaman tomat dilakukan dengan cara melakukan penyulaman, pengajiran, penyiangan, penyiraman, pemangkasan, pemupukan, dan pengendalian hama dan penyakit.

Penyulaman dilakukan pada tanaman tomat yang tumbuh abnormal atau mati.

Pengajiran dilakukan dengan menancapkan ajir yang terbuat dari bambu disebelah tanaman tomat dengan posisi miring keluar. Tanaman diikat pada ajir pada saat berumur 3- 4 minggu.

Penyiangan dilakukan agar tanaman tomat terhindar dari gulma yang mengganggu pertumbuhannya. Sedangkan penyiraman dilakukan agar tanah tanaman tomat selalu lembab dan bisa tumbuh dengan baik.

Pemangkasan dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan hasil buah tomatPemangkasan dilakukan pada cabang dan meninggalkan satu cabang utama tiap tanaman sehingga bisa menghasilkan buah tomat yang lebih besar jika dibandingkan dengan tanaman tomat yang tidak dipangkas.

Pemupukan dilakukan dengan menggunakan pupuk hayati dan pupuk kimia. Pupuk hayati yang digunakan yaitu MiG‐6PLUS dengan dosis 2 liter MiG‐6PLUS per hektar yang diberikan pada 3 minggu sekali pada tanaman tomat. Sedangkan Pupuk kimia yang diberikan yaitu pupuk ZA, TSP dan KCl diberikan 2 kali, yakni pada 7‐10 hari Setelah tanam dan pada umur 35 hari.

Pengendalian hama dan penyakit yaitu bisa dengan cara kultur teknis, dengan cara fisik, mekanis, biologis dan dengan cara kimiawi. Hama yang sering menyerang tanamantomat yaitu ulat tanah (), ulat buah (Helicoverpa armigera Hubn.), kutu kebul (Bemisia tabaci Genn.), ulat grayak (Spodoptera litura F.). Sedangkan penyakit yang sering menyerang tanaman tomat adalah layu bakteri, layu fusarium, virus daun menggulung.

  1. Panen dan Pasca Panen

Panen dilakukan pada saat tanaman tomat berumur 3 bulan setelah tanam dengan caramemetik buah tanaman tomat yang tidak terlalu masak sehingga buah tomat bisa disimpan lama. Buah tomat yang telah dipanen kemudian dipisahkan dan dipasarkan. Sedangkan pengolahan tomat biasanya bertujuan untuk mengawetkan dan mempertahankan produktomat untuk keperluan memasak pada saat tidak musim panen, sehingga bisa meningkatkan nilai tambah, dan meningkatkan pemasukan.

Baca Artikel Lainnya :

 

Loading...

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *