Cara Tepat Manipulasi Gen dan Ekspresinya

Cara Tepat Manipulasi Gen dan Ekspresinya – Dalam meningkatkan produksi usaha peternakan di era industrialisasi seperti saat ini salah satunya adalah merekayasa atau manipulasi gen dan ekspresinya baik yang berkaitan dengan masalah makanan atau produksi. Peranan bioteknologi sangat penting dalam membantu proses pengembangan. Gen adalah DNA yang menjadi sandi rantai RNA dan polipeptida. Gen yang diekspersikan tidak semua tepat pada rantai polipeptida. Polipeptida dan RNA yang disandikan oleh gen disebut gen struktural. Gen struktural berpartisipasi memulai serta mengakhiri transkripsi gen struktural.

Untitled

Gen perlu diekspresikan supaya berfungsi. Pertama dalam mengekpresikan gen yang harus dilakukan adalah RNA komplementer ditranskripsikan oleh gen. Metode manipulasi gen dan ekspresinya melibatkan terapan genetika molekuler ditambah dengan metode klasik dengan mutasi. Teknik yang terdapat di dalamnya adalah teknologi anti sense, teknologi RNA, rekayasa gen, TILLING. Teknik-teknik tersebut berhasil diterapkan, varietas komersial belum mampu merilis dengan cara yang lainnya.

Manipulasi gen dan ekspresinya dapat dicontohkan dari beras. Selain dapat dimasak menjadi nasi dan mengenyangkan perut juga terdapat karbohidrat yang dapat mempengaruhi genetika bagi yang mengonsumsinya. Micro ribonukleat acid terdapat pada beras. Apabila hewan ataupun manusia memakan beras maka darah mereka akan ditemukan micro ribonukleat acid yang bukan gen bawaan. Hal tersebut secara langsung manipulasi gen. Micro ribonukleat acid memberikan efek pada gizi, reseptor hati akan menurunkan kolesterol dan menyaring kolesterol pada saat micro ribonukleat acid masuk ke sel.

Contoh lain dari manipulasi gen dan ekspresinya adalah ayam. Ayam dapat menghasilkan tetrasikiln. Tetrasiklin adalah antibiotik yang digunakan untuk mentreatmen pasien dalam dunia kedokteran/medis. Tetrasiklin sesungguhnya dihasilkan dari mikroorganisme. Retrovirus yang membawa genetik berupa green florescent protein dan reverse tetracilent controlled transactivator dikontrol oleh phospoglycerate kinase dan tetracicline inducible promoter. Setelah itu ditemukan doxycicline pada bagian telur merupakan derivat dari tetrasiklin. Selain contoh di atas masih banyak contoh yang lainnya tentang manipulasi dan ekspresi gen pada hewan maupun tumbuhan. Misalnya sapi mampu menghasilakan omega 3, lembu transgenik mampu menghasilkan susu. Sekarang Anda sudah mengetahui tentang manipulasi dan ekspresi gen.

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *