Cara Terbaik Budidaya Tanaman Hias Bunga Krisan

Cara Terbaik Budidaya Tanaman Hias Bunga Krisan – Bunga krisan merupakan salah satu jenis tanaman hias yang banyak diburu oleh para pecinta bunga. Pasalnya bunga yang satu ini selain bentuknya yang cantik juga memiliki banyak sekali variasi warna. Bagi para pecinta bunga dengan warna yang cerah tentunya sangat suka dengan jenis bunga yang satu ini.

juara 8

Selain itu bunga krisan juga merupakan bunga mudah untuk dibudidayakan. Tanaman bunga krisan merupakan tanaman perdu yang hidup musiman. Di Indonesia, bunga krisan tergolong cukup populer karena sering digunakan untuk penghias atau dekorasi ruang, biasa juga digunakan sebagai bahan pembuatan karangan bunga.

Bubidaya bunga krisan bisa dikatakan sangat menjanjikan, karena profitnya yang tergolong tinggi. Setara dengan budidaya tanaman bunga hias lain seperti mawar dan melati. Berikut beberapa hal yang perlu dan penting untuk diperhatikan jika hendak memulai budidaya bunga krisan.

  1. Pemilihan Lahan

Untuk menghasilkan bunga krisan yang ideal dan sesuai dengan harapan, yang pertama kali harus diperhatikan adalah pemilihan lahan untuk budidaya bunga krisan. Tanaman bunga krisan sendiri sangat baik hidup di tempat yang memiliki suhu antara 20 samoai dengan 26 derajat celcius. Jadi sebelum melakukan budidaya pastikan suhu tempat budidaya memnuhi.

Kelembaban udara yang diperlukan untuk budidaya bunga krisan juga tergolong cukup tinggi, utamanya pada masa pembibitan. Antara 90 sampai dengan 95 persen. Tanaman yang satu ini juga dapat tumbuh dengan baik di wilayah yang memiliki ketinggian 700 hingga 1200 meter di atas permukaan air laut.

  1. Persiapan Lahan

Setelah menemukan tempat yang ideal, selanjutnya yang dilakukan adalah mempersiapkan lagan dengan cara mengolahnya. Pengolahan bisa dilakukan dengan cara penggemburan tanah dan menambahkan pupuk kandang serta dolomit untuk meningkatkan kesuburan dan menjaga tingkat keasaman tanah. Tanaman krisan akan tumbuh dengan baik jika memperoleh asupan air yang baik, oleh sebab itu pengaturan drainase dan aliran air juga harus diperhatikan dengan seksama.

  1. Penanaman Bibit

Setelah semuanya siap bisa langsung masuk ke proses penanaman bibit. Sebelum bibit ditanam, sebaiknya difilter terlebih dahulu untuk mendapatkan bibit dengan kualitas yang baik. Bibit yang berkualitas biasanya juga diperoleh dari indukan yang berkualitas pula. Pilih bibit yang sehat dan terbebas dari hama.

Bibit yang bagus adalah bibit yang memiliki akar merata dan setidaknya memiliki 4 sampai dengan 5 daun hijau yang tumbuh. Setelah bibit siap langsung masuk ke proses penanaman. Sebaiknya penanaman dilakukan satu bulan setelah tanah atau lahan dibuat guludan-guludan.

Tanam bunga krisan dengan kerapatan 70 tanaman per meter persegi. Sebelum ditanam sebaiknya tanah dibasahi terlebih dahulu. Setelah  itu dilakukan over irigasi. Setelah semua tanaman selesai ditanam, lakukan perawatan secara rutin untuk menjaga pertumbuhan bunga krisan.

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *