Cerita Rakyat : Legenda Angling Dharma

Cerita Rakyat : Legenda Angling Darma – Prabu Anglingdarma merupakan putra Pramesti dan Astradarma, raja Kerajaan Yawastina. Anglingdarma sendiri sebenarnya titisan Dewa Wisnu.

Anglingdarma gemar berburu hingga suatu hari dia menolong Setyawati ketika dikejar harimau. Kakak Setyawati, Batikmadrim bersumpah memberikan restu pada orang yang berhasil mengalahkannya untuk meminang Satyawati.

asa

Anglingdarma berhasil mengalahkan Batikmadrim, Setyawati menjadi permaisuri dengan Batikmadrim sebagai maha patih Kerajaan Malawapati.

Suatu hari saat tengah berburu, Anglingdarma memergoki istri gurunya, Nagagini berselingkuh dengan ular tampar.

Maka dari itu Anglingdarma membunuh si ular jantan sedangkan Nagagini pulang dengan kondisi terluka.

Kemudian Nagagini membuat laoporan palsu ke suaminya, Nagaraja. Nagaraja menyusup ke istana dan melihat Anglingdarma membicarakan kejadian perselingkuhan Nagagini kepada Setyawati. Nagaraja sadar bahwa istrinya yang salah dan minta maaf pada Anglingdarma.

Karena keinginannya mencapai moksa, Nagaraja mewariskan ilmu Aji Gineng kepada Anglingdarma dan harus dijaga dengan penuh rahasia.

Anglingdarma memahami bahasa binatang sejak saat itu. Dia pernah tertawa karena mendengar percakapan sepasang cicak dan membuat Setyawati tersinggung.

Hingga pada akhirnya Setyawati memilih Pati Obong, awalnya Anglingdarma ingin menemani sang istri untuk mati bersama.

Namun tidak jadi karena itu bisa merugikan rakyat, sementara Setyawati terlanjur terjun ke dalam api.

Mengingkari janji sehidup semati bersama Setyawati membuat dirinya dihukum untuk menebus dosa dan menitipkan kerajaan kepada Batikmadrim.

Anglingdarma digoda 3 putri (Widata, Widaningsih, Widati) di perjalanan. Ketiganya jatuh cinta kepada Anglingdarma, tetapi Anglingdarma malah curiga kepada ketiga putri itu dan menyamar sebagai gagak untuk menyelidiki ketiganya.

Malang, ketiga putri mengutuk Anglingdarma menjadi belibis putih. Singkat cerita, belibis putih seorang Anglingdarma sampai ke Kerajaan Bojanagara.

Dia bisa kembali berwujud manusia hanya saat malam hari. Anglingdarma menemui Ambarwati setiap malam dan menikah tanpa izin orang tuanya.

Perkawinan itu membuat Ambarwati mengandung hingga membuat ayahandanya bingung. Resi Yogiswara muncul mengaku menemukan ayah janin yang dikandung Ambarwati.

Baca Artikel Lainnya :

Dia menyerang belibis putih peliharaan Ambarwati dan mampu mengembalikan Anglingdarma ke wujud manusia, Yogiswara kembali berubah menjadi Batikmadrim.

Masa hukuman Anglingdarma berakhir dijemput Batikmadrim dan kembali ke Malawapati membawa Ambarwati. Anglingkusuma adalah putra Ambarwati dan Anglingdarma

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *