Cerita Rakyat : Legenda Aryo Menak di Jawa Timur

Aryo Menak merupakan pemuda yang gemar mengembara ke tengah hutan. Suatu ketika, bulan purnama tepat saat Aryo Menak beristirahat di sebuah pohon dekat danau. Tanpa sengaja dilihatnya sinar terang di pinggir danau. Perlahan mendekat dan ternyata ada 7 orang bidadari bersenda gurau dan mandi di sana.

Karena terpesona oleh kecantikan para bidadari, muncullah keinginan mempersunting salah satunya. Dia mengendap-endap dan mengambil 1 selendang bidadari. Para bidadari selesai mandi dan mengambil pakaian, termasuk selendangnya masing-masing.

k 32

Mereka kembali terbang ke istananya, kecuali bidadari termuda yang tidak bisa menemukan selendangnya.

Aryo Menak kemudian mendekat dan berpura-pura tidak tahu menahu. Setelah mendengarkan cerita dari bidadari itu, Aryo Menak berjanji menemani dan menghiburnya.

Karena percaya sang bidadari akhirnya tidak menolak tawaran untuk tinggal di rumah Aryo Menak. Kemudian Aryo Menak melamar bidadari cantik itu dan lamaran pun diterima. Keduanya menjalani rumah tangga yang bahagia.

Kekuatan gaib masih berada di tubuh bidadari meskipun tinggal di bumi. Sehingga dia mampu memasak nasi hanya cukup dari 1 butir beras. Syaratnya Arya Menak tidak boleh sedikitpun melihatnya.

Suatu hari Arya Menak penasaran karena lumbungnya tidak pernah berkurang hingga nekat membuka panci yang digunakan istrinya memasak saat sang istri tidak di rumah. Tindakan ini menghilangkan kekuatan gaib yang dimiliki oleh bidadari, istri Arya Menak sendiri.

Sejak saat itu bidadari istri Arya Menak harus memasak banyak beras dari lumbung. Sehingga lama-lama beras semakin berkurang. Suatu ketika, saat beras nyaris habis.

Baca Artikel Lainnya :

Di dasar lumbung bahkan sudah hilang, maka sang bidadari menemukan selendangnya dan berniat pulang ke sorga. Suatu malam dikenakannya kembali seluruh pakaian dan selendangnya untuk kembali ke sorga. Tubuhnya ringan dan dia terbang pulang ke istananya.

Arya Menak menyesal dan sangat sedih. Karena rasa ingin tahunya, bidadari sang istri tercinta akhirnya meninggalkan dirinya. Sejak ditinggalkan oleh bidadari yang sempat menjadi istrinya itu, Arya Menak dan juga anaknya bersama bidadari itu berpantang untuk makan nasi.

Loading…

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *