Cerita Rakyat Sumatra : Kisah Bawang Merah dan Bawang Putih

Bawang Merah dan Bawang Putih merupakan dongeng Melayu Indonesia populer dari Riau. Kisah yang satu ini menceritakan 2 orang gadis cantik kakak beradik dengan sifat serta perangai bertolak belakang. Sekaligus ibu tiri yang pilih kasih dan tidak adil.

Bawang Merah dan Bawang Putih adalah anak seorang janda (ibu tiri bawang putih). Ayah kandung dari Bawang Putih telah lama meninggal. Bawang Putih merupakan gadis sederhana, tekun, rendah hati, baik hati dan jujur serta rajin.

k 33

Sementara Bawang Merah sebaliknya, dia tamak, sombong, malas, pendengki dan suka bermewah-mewah. Sifat tersebut semakin parah saat ibunya selalu memanjakan Bawang Merah. Selalu memenuhi permintaannya dan melimpahkan pekerjaan rumah pada Bawang Putih.

Meskipun begitu Bawang Putih tidak pernah mengeluh dan selalu melayani ibu dan saudara tirinya penuh kasih sayang. Suatu ketika saat Bawang Putih mencuci pakaian Bawang Merah dan ibu tirinya, sehelai kain milik ibunya hanyut tanpa sepengetahuan Bawang Putih.

Saat sadar dia merasa takut dimarahi dan dihukum ibunya. Dengan gigih Bawang Putih berusaha menemukan kain tersebut dengan menyusuri sepanjang sungai dengan arus deras. Dia selalu menanyakannya pada orang-orang yang ditemuinya di sungai.

Tidak satu orang pun yang tahu, hingga seorang nenek mengatakan bahwa kainnya masuk dalam gua.

Singkat cerita setelah memenuhi syarat dari sang nenek untuk membantu mengerjakan pekerjaan dalam gua, Bawang Putih pulang membawa kain ibu tirinya dan sebutir labu kecil.

Karena ibu tiri dan Bawang Merah kesal Bawang Putih pulang terlambat dengan hanya membawa sebutir labu kecil, akhirnya labu itu dibanting dan pecah. Ajaibnya isi labu itu ternyata perhiasan.

Baca Artikel Lainnya :

Karena tamak, Bawang Merah dan ibunya pergi ke gua menemui sang nenek setelah memaksa Bawang Putih memberi tahu asal labu itu. Maksud hati ingin mendapat perhiasan lebih banyak dari labu besar.

Sifat tamak dari keduanya justru berujung petaka karena labu pilihan mereka berisi hewan berbisa. Dari pelajaran ini mereka menyesal dan meminta maaf pada Bawang Putih karena selama ini mereka sudah menyiksanya.

Loading…

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *