Ciri dan Klasifikasi Filum Arthropoda

Ciri dan  Klasifikasi Filum Arthropoda – Filum Arthropoda merupakan hewan yang mempunyai kaki dan tubuh beruas. Biasanya hewan Arthropoda mempunyai tiga bagian utama pada tubuhnya, yaitu meliputi kepala, dada dan perut. Hewan jenis ini tinggal secara bebas namun beberapa diantaranya seringkali ditemukan di sekitar kita. Bahkan ada juga jenis hewan Arthropoda yang dikenal sebagai parasit pada tumbuhan, hewan lain dan juga manusia sehingga keberadaannya perlu diwaspadai dan dapat mengganggu makhluk hidup lainnya.

a

Ciri-ciri arthropoda

Filum Arthropoda memiliki anggota spesies terbesar diantara avertebrata ataupun invertebrata. Selain identik dengan fisiknya yang terdiri dari 3 bagian, Arthropoda juga memiliki beberapa ciri-ciri lainnya. Secara garis besar, berikut ini beberapa ciri dari hewan Arthropoda, antara lain:

  • Mempunyai rangka luar yang berasal dari zat kitin.
  • Tubuhnya kaku dan juga sangat kuat.
  • Hidup di beberapa tempat, mulai dari air tawar, laut dan juga darat.
  • Memiliki alat pernafasan berupa insang, paru-paru dan juga trakea.
  • Beberapa diantaranya mengalami parthenogenesis.
  • Memiliki sistem saraf tangga tali.
  • Mempunyai alat ekskresi nefridium yang bekerja secara berpasangan.

Klasifikasi arthropoda

Filum Arthropoda dibedakan menjadi 4 kelas, antara lain:

  1. Kelas Crustacea.

Memiliki kepala dan dada yang bersatu atau Sefalotorak dan memiliki bagian perut yang keras dan berlendir. Pada bagian Sefalotorak, terdapat sepasang antenna panjang dan pendek serta beberapa pasang kaki yang dipakai untuk berjalan atau berenang. Contoh hewan ini adalah udang windu dan lobster.

  1. Kelas Myriapoda.

Memiliki ratusan ruas di bagian tubuhnya, hidup di darat dan menggunakan paru-paru buku guna bernafas. Kelas ini dibedakan menjadi dua jenis, yaitu Chilopoda contohnya kelabang dan Diplopoda contohnya luwing.

  1. Kelas Arachnida.

Memiliki Sefalotorak dan bagian perut yang bulat. Kepalanya kecil, tidak berantena dan matanya tunggal. Di bagian Sefalotorak, hewan ini memiliki 4 pasang kaki, sepasang kelisera beracun dan juga sepasang palpus. Contohnya yaitu kalajengking dan laba-laba.

  1. Kelas Insecta.

Kelas ini memiliki anggota yang terbesar dalam filum Arthropoda dan terdapat lebih dari 1 juta spesies di dunia. Kelas insecta meliputi serangga tak bersayap seperti ekor loncat dan juga serangga bersayap seperti jangkrik, kecoa dan lain sebagainya.

Peranan arthropoda

Meskipun sebagian hewan Arthropoda seperti laba-laba, nyamuk dan lalat cenderung merugikan dan mengganggu manusia, namun beberapa hewan yang termasuk dalam Arthropoda juga memiliki banyak manfaat bagi manusia. Sebut saja lobster dan kepiting yang bisa dikonsumsi sebagai sumber protein dalam tubuh kita. Selain itu, luwing atau lipan juga dapat berguna sebagai hewan pengurai dari sampah-sampah organik di sekitar lingkungan. Bahkan lebah hutan dapat dijadikan sebagai media terapi pengobatan karena memiliki sengatan yang dapat berguna bagi kesehatan.

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

2 thoughts on “Ciri dan Klasifikasi Filum Arthropoda

  1. Pingback: Apa Itu Tumbuhan Gymnospermae | Pusat Infomasi Pertanian Indonesia

  2. Pingback: Ciri dan Jenis-Jenis Jamur | Pusat Infomasi Pertanian Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *