Dampak Herbisida Terhadap Kehidupan  

Herbisida ialah salah satu komponen kimia yang berfungsi untuk mengatur adanya gulma atau tanaman pengganggu yang bisa tumbuh dengan subur bersama tanaman lain.

1

Dengan adanya proses dari herbisida ini, para tanaman yang disebut dengan gulma itu bisa diatasi, sehingga tidak mengganggu tanaman yang lainnya. Pada sisi lain, penggunaan obat kimia ini bisa dijadikan andalan bagi para petani untuk mengatasi serta memberantas tumbuhan gulma yang berada diantara tanaman penting lainnya.. Akan tetapi, karena obat ini termasuk berbahan kimia, tentu saja tersimpan beberapa pengaruh buruknya. Sekalipun obat ini memiliki harga murah dan juga mempunyai beberapa kinerja bagus, tetapi tersimpan beberapa pengaruh yang buruk.

Bilamana dilihat lebih detailnya, terdapat beberapa pengaruh yang besar terhadap penggunaan herbisida ini untuk suatu pola tanaman dan lingkungan sekitarnya, diantaranya:

  • Jumlah produksi panen yang semakin sedikit, karena zat kimia yang terserap oleh tumbuhan non gulma itu. Sekalipun tujuan utamanya ialah untuk mengurangi tanaman gulma, akan tetapi, sisa-sisa zat yang digunakan masih berada di sekitar tanaman non gulma. Sehingga secara tak langsung dapat memberikan pengaruh buruk pada tanaman tersebut.
  • Menimbulkan efek kekebalan oleh tanaman gulma itu sendiri. Sehingga, lingkungan sekitar dapat tercemar akan tetapi gulma tetap baik-baik saja.
  • Mencemari air dan tanah atas penggunaan herbisida yang tertinggal. Sehingga, mencemari area pada lingkungan tersebut.

Beberapa resiko tersebut, bisa diperoleh pada jangka waktu yang dekat ataupun yang lama. Sehingga, efek buruk dari herbisida ini bisa datang tak menentu, sewaktu-waktu dapat menyerang beberapa tumbuhan penting lainnya. Sekalipun pada sebenarnya penggunaan dari herbisida ini ialah mengatur serta menghandle ragam gulma yang berada di area pertanian yang bersangkutan.

Pada saat herbisida itu digunakan, akan terjadi suatu peristiwa yang disebut dengan adsorpsi yang dilakukan oleh tanah itu sendiri. Padahal, pada proses adsorpsi tersebut, menjadikan langkah dari penggunaan herbisida yang kurang tepat. Maka timbullah beberapa resiko seperti pemberantasan gulma yang tak seimbang ataupun tak berjalan dengan lancar.

Melihat bahwa herbisida ini sangat bermanfaat bagi pencegahan gulma akan tetapi tersimpan pula beberapa efek buruknya, maka perlu dilakukan tindakan yang tepat. Dimana pada tindakan tersebut harus seimbang sehingga aman untuk lingkungan tetapi juga menghilangkan tanaman gulma. Beberapa tindakan tersebut, seperti halnya pada beberapa upaya berikut ini:

  • Perlu adanya pembatasan dalam menggunakan herbisida pada suatu produk-produk pertanian.
  • Terdapat adanya pengarahan atas penggunaan herbisida yang seimbang, sehingga tidak melebihi batas yang seharusnya.
  • Menggunakan komponen herbisida yang natural atau yang disebut dengan bioherbisida. Komponen ini adalah salah satu jenis dari herbisida itu sendiri, akan tetapi terkomposisi oleh bahan-bahan natural.
  • Tidak terlalu menggantungkan kondisi kesehatan dari tanah beserta suatu tanaman pada herbisida ini, bisa menggunakan, akan tetapi ada batasannya.

Baca Artikel Lainnya :

Loading...

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *