Dampak Revolusi Industri Tuk Indonesia

Tahun 1750-1850 telah menjadi catatan penting bagi sejarah dunia. Dalam durasi kurang lebih 100 tahun tersebut, dunia mengalami perubahan besar-besaran dalam beberapa aspek, seperti pertanian, manufaktur pertambangan, transportasi hingga teknologi.

q 100

Periode tersebut dikenal dengan revolusi industri. Revolusi industri bermula dari kawasan Britania Raya kemudian menyebar ke wilayah Eropa Barat, Amerika Utara, Jepang dan hingga berbagai negara di dunia.

Pada masa itu, berbagai aspek dipengaruhi oleh revolusi industri. Revolusi yang mengakibatkan peningkatan pendapatan per kapita itu sukses meningkatkan pertumbuhan penduduk yang luar biasa. Meski berpusat di negara-negara Eropa, revolusi industri juga memiliki dampak signifikan bagi perkembangan Indonesia.

Kemunculan kaum buruh disinyalir menjadi salah satu dampak dari revolusi industri. Bahkan golongan buruh hidup menderita dan harus berjuang keras untuk mempertahankan hidup pada masa itu. Dari penderitaan yang dirasakan itulah lahir gerakan-gerakan untuk melawan kaum penguasa.

Pada masa ini, Indonesia sedang dijajah oleh Belanda dan negeri kincir angin tersebut juga sedang mengalami perang akibat pemerontakan Belgia. Hal-hal tersebutlah yang mengakibatkan Belanda dilandah utang akibat pengeluaran yang besar untuk perang. Demi mengembalikan kondisi keuangan Belanda, pemerintah Belanda mengangkat Johanes van den Bosch.

Johanes van den Bosch diangkat sebagai gubernur jenderal di Indonesia yang bertugas mengembalikan kas negara melalui peningkatan produksi tanaman ekspor.

Beberapa hal dilakukan oleh pemerintah Belanda guna memnuhi tujuannya tersebut. Beberapa peraturan yang diterapkan adalah penghapusan sistem sewa tanah, penggantian sistem tanam bebas dengan sistem tanam paksa, dan pembayaran pajang kepada pihak pemerintah Belanda.

Keputusan yang dilakukan oleh Belanda tidak membawa dampak baik pada kondisi Indonesia pada masa tersebut, khususnya pada sektor pertanian. Penerapan sistem tanam paksa mengakibatkan sawah dan ladang penduduk Indonesia terbengkalai dan penurunan penghasilan yang signifikan.

Selain terserapnya tenaga pertanian, rakyat Indonesia yang pada saat itu sudah memprihatinkan juga dipaksa untuk memberikan sebagian tanah dan hasil panennya, membayar pajak, melakukan kerja rodi, dan menanggung derita akibat gagal panen.

Berbagai masalah seperti kemiskinan, kelaparan, dan wabah penyakit juga menyelimuti Indonesia pada masa itu.

Revolusi industri juga membawa dampak pada kondisi politik Indonesia di era tersebut. Pada 1799 Indonesia kembali dipimpin oleh pemerintahan Belanda usai VOC resmi menyerahkannya.

Sayang perubahan tersebut tidak membawa dampak positif pada Indonesia. Kondisi semakin diperparah dengan keadaan Belanda yang kala itu sedang dilanda perang. Pada masa itu, Belanda sedang berada di bawah kepemimpinan Prancis yang dipimpin oleh Napoleon Bonaparte.

Baca Artikel Lainnya :

Keadaan tersebut juga sempat dimanfaatkan Inggris untuk memperluas daerah kekuasaannya sekaligus merebut Indonesia dari tangan Belanda. Namun usaha negeri ratu tersebut ternyata belum membuahkan hasil dan Inggris harus rela gagal merebut Indonesia.

Loading...

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *