Dunia Aneh : Fosil Ular Berkaki 4 Ditemukan

Dunia Aneh : Fosil Ular Berkaki 4 Ditemukan – Memang sungguh aneh bila kita membaca artikel dengan judul ” Dunia Aneh : Fosil Ular Berkaki 4 Ditemukan “, tapi memang itulah kenyataannya bahwa terdapat fosil ular yag memiliki empat kali yang telah berusia ratusan tahun tepatnya 113 tahun. fosil ini ditemukan di negara Brazil.

musiman

Menurut beberapa penelitihan yang dilakukan Fosil ular ini diperkirakan adalah nenek moyar dari ular yag ada masa kini.

Ular ini memiliki tangan dan kaki yang kecil yang mungkin saja tidak digunakan untuk berjalan dan berenang.

Para peneliti mengira kaki dan tangan ini hanya sekedar untuk membantu  mencengkram mangsa dan juga digunakan untuk berenang dilautan.

peneman ular yang memiliki kaki empat ini memperkuat bahwa ular berevolusi di daratan. namun perdebatan terus berlangsung di atara ahli. Bukti yang terkumpul semangkin sedikit bahwa memang ular berkembang dari reptil laut.

Menurut Dr Nick Longrich dari University of Bath, salah satu peneliti Diperkirakan fosil yangditemukan ini adalah fosil yang primitif dan ia tidak hidup diair melainkan hidup didarat.

Saat Berbicara kepada Science in Action untuk BBC, Longrich menyatakan bahwa, makhluk ini tidak memiliki buntut atau yang berbentuk seperti dayung untuk dia dapat berenang dan tidak memiliki tanda-tanda sirip untuk membantu ia didalam air.

Sedangkan belalai yang ular ini punya adalah panjang dan moncongnya pendek, yang bianya hal ini dapat ditemukan pada hewan-hewan penggali tanah.Longrich juga melihat  organ mirip ular, seperti halnya gigi bengkok, rahang dan tulang punggung fleksibel, bahkan sisik yang menyerupai ular.

hal ini tidak dapat dipungkiri penemuan ini adalah fosil dari ular, hanya saja dengan tambahan lengan dan kaki yang kecil yang berada ditubuhnya. lengan memiliki panjang sekitar 4 mm dan kaki 7 mm.

Ia mengungkapkan bahwa lengan dan kaki juga dguakan dalam proses perkawinan. diperkirakan jenis spasies ular ini adalah Tetrapodophis yang memiliki arti ular yang memiliki kaki empat dan juga ddapat diartikan sebagai Amplectus yang artinya merangkul

Dr Bruno Simoes sangat berkesan dengan penemuan langka ini, karena lengan dan kaki pada fosil yang ditemukan sama sekali tidak rusak bahkan berkembang dengan baik sekali sehingga dapat dijadikan sebagai panduan dasar terbentukan ular masa kini.

Baca Artikel Lainnya :

Fosil yang ditemukan sangat mengejutkan para peneliti karena sangat erat dan dekat hubungannya dengan ular yang ada dimasa kini, Simoes juga menemukan penemuan baru dan terus melakukan penelitihan lanjutan utuk lebih membuktikan bahwa fosil dan ular berevolusi didaratan bukan dilautan.

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *