Edward Howard Amstrong, Bapak Penemu Gelombang Radio FM

AmstrongBiografi Edward Howard Amstrong, Bapak Penemu Gelombang Radio FM – Pasti hampir semua dari kita senang mendengarkan radio. Radio dapat menjadi teman perjalanan di dalam mobil, teman mengusir sepi saat sedang sendirian, atau sebagai penghibur hati yang sedang bersedih.

Dahulu, banyak orang yang menyampaikan salam kepada orang terdekat lewat radio. Banyak hal yang tidak dapat menggantikan posisi radio di jaman teknologi yang perkembangannya semakin cepat seperti saat ini.

Kalau kita perhatikan dengan seksama, di radio tape atau radio hp kita mengenal ada 2 opsi gelombang radio yang tersedia, yaitu AM (Amplitude Modulation) dan FM (Frequency Modulation).

Secara umum perbedaan radio bergelombang AM dan FM adalah AM mentransmisikan suara dengan mengubah kekuatan sinyal, sedangkan FM mentransmisikan suara dengan mengubah frekuensi dari sinyalnya. Karena AM jauh lebih sederhana dari pada FM, maka AM hanya dapat digunakan untuk radio talk (hanya kuat untuk mengirim pesan), sedangkan FM dapat digunakan untuk mengirimkan stereo jadi lebih ideal untuk mendengarkan musik. Nah, tahukah anda siapa manusia yang pertama kali menemukan gelombang radio FM?

Yap, dialah Edward Howard Amstrong.

Pria ini lahir di New York City, 18 desember 1890. Ia belajar di Universitas Columbia dengan mengambil jurusan tehnik. Kepintaran dan ketekunannya dalam melakukan eksperimen membawa pria ini ke gerbang seorang penemu. Ia menemukan konsep teknologi nirkabel ketika ia masih duduk di bangku SMA. Kala itu ia sedang melakukan uji coba dengan memperbaiki alat-alat rumah tangga tanpa kabel yang rusak dan membuat percobaan membangun tiang antena untuk mendalami teknologi nirkabel tersebut.

Sebenarnya sebelum dirinya, sudah ada penemu radio terdahulu yaitu Lee De Forest. Namun tabung audion yang ditemukannya hanya memancarkan sedikit gelombang. Maka berkiblat dengan teori yang sudah ditemukan oleh Lee, Amstrong mendalami cara kerja tabung dan mendesain ulang dengan memanfaatkan gelombang elektromagnetik yang datang dari transmisi radio. Berkat pengembangan yang ia lakukan, para teknisi radio tidak memerlukan lagi 20 ton generator agar stasiun radio mereka dapat mengudara.

Semenjak saat itu, radio menjadi teknologi yang sedang naik daun. Banyak frekuensi radio yang bermunculan. Persis enam tahun setelah penemuan itu, Westinghouse membeli hak paten Amstrong atas penerima Superheterodyne, dan memulai karirnya dengan KDKA sebagai stasiun pertamanya di Pittsburgh.

Sebuah peristiwa perebutan hak paten terjadi antara Amstrong dengan sebuah perusahaan. Akibat kekalahan Amstrong di pengadilan, ia bertekad untuk terus melakukan penelitian agar karyanya tetap dapat dihargai.

Maka pada tahun 1933, Amstrong menemukan sistem radio yang memberikan penerimaan yang jernih walaupun sedang badai dan menawarkan ketepatan suara berkualitas tinggi yang dinamakan dengan FM (Frequency Modulation). Pengembangan ini kemudian disebut dengan multiplexing.

Istri Amstrong, Marion Maclnnes, sekretaris Presiden RCA, David Sarnoff,  meneruskan estafet perjuangan suaminya sepeninggalan beliau sekitar tahun 1954. Dengan kejernihan suara yang dihasilkan oleh saluran radio FM, bahkan gelombang radio ini digunakan pula oleh Badan Antariksa Nasional Amerika, NASA.

Kini kita mengenal Edward Howard Amstrong sebagai “bapak penemu radio FM”.

Referensi: wikipedia.org, biografiku.com

Baca Juga: Biografi Sir Isaac Newton, Seorang Ilmuwan

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *