Fakta Unik Si Hewan Kentut, Sigung

Fakta Unik Si Hewan Kentut, Sigung – Kamu tahu hewan sigung? Ya hewan yang dikenal dapat mengeluarkan bau tidak sedap ini mungkin memang jarang ditemukan di Indonesia. Hewan mamalia ini lebih banyak ditemukan di luar negeri seperti di Amerika meski beberapa juga menyebutkan bahwa sigung juga ada di Asia termasuk di negara Indonesia tepatnya di hutan bebas. Sebenarnya hewan sigung terdiri dari beberapa jenis yang biasanya dicikan oleh ukuran tubuhnya.

1

Hewan sigung merupakan hewan omnivora atau hewan yang dapat memakan segala jenis makhluk hidup yaitu hewan dan tumbuhan. Hewan yang memiliki bulu berwarna hitam putih ini akan berburu mangsanya saat malam hari karena saat itu penglihatannya akan lebih tajam sehingga dapat melihat mangsanya meski dalam ukuran yang sangat kecil sekalipun.

Dalam hidupnya, sigung biasanyanya tinggal di sarang yang telah dibuat oleh hewan lain sehingga biasanya terjadi perebutan tempat tinggal dengan hewan yang memiliki sarang aslinya tersebut. Namun terkadang sigung juga menempati sarang atau lubang yang telah tidak dihuni oleh hewan sebelumnya atau ditinggalkan.

Sigung termasuk hewan yang dapat bertahan hidup dengan cukup singkat. Biasanya hewan ini akan hidup hingga selama tiga tahun. Sigung ditemukan mati karena hewan predator lainnya atau juga karena ia bertarung dengan hewan lainnya untuk mempertahankan kekuasaan. Meski begitu, hewan sigung memiliki kemampuan unik dalam mempertahankan dirinya dari ancaman musuh.

Sigung akan mengeluarkan gas yang beraroma tak sedap yang keluar dari bagian belakang tubuhnya. Bagian tersebut berupa lubang yang bernama secretor yang letaknya hampir dekat dengan dubur dari hewan tersebut. Sigung menyemprotkan gas tersebut hingga pada jarak sampai lima meter dan gas yang dikeluarkan bukan hanya sekali bahkan dapat berkali-kali hingga enam kali gas tersebut dapat dikeluarkan.

Ketika gas tersebut disemprotkan dan mengenai suatu benda maka aroma tak sedapnya akan terus menempel dan akan hilang dalam waktu yang lama. Lalu kenapa gas yang berisi cairan dari hewan sigung tersebut dapat  memiliki bau yang tak sedap?

Cairan yang dikeluarkan oleh sigung adalah cairan dari gas yang hampir sama seperti gas yang dikeluarkan oleh manusia. Selain memberikan bau yang tak sedap dalam waktu yang lama, cairan tersebut juga beracun bahkan dapat menyebabkan kebutaan bila terkena mata. Hewan sigung akan mengeluarkan gas dan cairan tersebut saat ia sedang merasa terancam oleh makhluk hidup lain yang asing baginya.

Baca Juga : Fakta Unik Tumbuhan Anti Nyamuk, Lavender

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *