Frederick Grant Banting, Peraih Nobel Fisiologi

Biografi Frederick Grant Banting, Peraih Nobel Fisiologi – Frederick Grand Banting dilahirkan pada tanggal 14 November 1891 di sebuah pertanian di dekat Alliston, Ontario. Frederick Grand Banting merupakan anak bungsu dari lima bersaudara.banting

Ayah Frederick Grand Banting bernama William Thompson banting dan ibunya bernama Margaret Grant. Frederick Grand Banting merupakan seorang ilmuwan kedokteran yang berkebangsaan Kanada, seorang pelukis dan juga seseorang yang mendapatkan penghargaaan Nobel di Bidang Fisiologi atau Kedokteran.

Pada tahun 1910, Frederick Grand Banting memulai pendidikan di Victoria College di program studi sastra umum. Namun, Frederick Grand Banting gagal di tahun pertama kuliahnya. Namun, Frederick Grand Banting beralih ke program studi kedokteran di tahun 1912 dan Frederick Grand Banting diterima di bidang kedokteran tersebut dan pada tahun 1913, Frederick Grand Banting memulai pendidikan kedokterannya.

Akhirnya pada tahun 1916, Frederick Grand Banting berhasil mendapatkan gelar M.D dari bidang kedokteran. Selama kuliah, Frederick Grand Banting mengikuti kemiliteran dan selama di sana Frederick Grand Banting banyak mengobati para tentara yang terluka akibat perang meskipun saat itu Frederick Grand Banting belum resmi menjadi dokter. oleh karena keberaniannya tersebut Frederick Grand Banting mendapatkan hadiah military cross dari kanada di tahun 1919.

Setelah perang berakhir Frederick Grand Banting membuka praktek untuk dokter di London, Ontario bersama rekannya Charles Best. Saat itu lah di tahun 1921, Frederick Grand Banting bersama rekannya tersebut melakukan penelitian mengenai hormon insulin.

Pada tahun 1923, Frederick Grand Banting dan John James Rickard Macleod yang merupakan kepala dari fakultas fisiologi di Universitas Toronto menerima hadiah nobel di bidang fisiologi atau kedokteran. Dua orang ini menjadi orang berkebangsaan Kanada pertama yang mendapatkan penghargaan nobel tersebut.

Pada awalnya Frederick Grand Banting menolak menerima penghargaan nobel tersebut karena selain Frederick Grand Banting, Charles Best juga berperan besar dalam kesuksesan proyek besar tersebut selain itu Frederick Grand Banting merasa penelitiannya dengan Charles Best dikhawatirkan membahayakan proyek tersebut.

Frederick Grand Banting menerima hadiah ung dan membaginya dengan rekannya Dr. Charles Best. Saat itu, Frederick Grand Banting berumur 32 tahun dan menjadi penerima nobel di bidang fisiologi atau kedokteran termuda.

Pemerintah Kanada memberikan Frederick Grand Banting sebuah tunjangan hidup untuk bekerja dalam penelitiannya. Kemudian Frederick Grand Banting dijadikan kepala di departemen baru penelitian medis di Universitas Toronto.

Di mana departemen tersebut diberi nama nya dan juga rekannya Charles Best. Frederick Grand Banting mendapatkan gelar kebangsawanan di tahun 1934 sehingga namanya menjadi Sir Frederick Grand Banting.

Pada tahun 2004, Frederick Grand Banting dipilih sebagai orang yang menduduki posisi ke empat dalam daftar orang terhebat di Kanada. Frederick Grand Banting meninggal akibat kecelakaan pesawat ketika misi medisnya di Newfoundland pada tanggal 21 Februari 1941.

Baca juga :Ronald Ross, Ilmuwan Bidang Kedokteran

Loading…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *