Frekuensi Gen dan Genotipe

Frekuensi Gen dan Genotipe – Dalam suatu populasi, akan diketahui penyebaran gen dangenotipe suatu makhluk hidup. Dengan mengetahui frekuensi gen dan genotip ini dapat diketahui karakter dari populasi tersebut. Frekuensi gen semdiri dapat diartikan sebagai proporsi individu dengan genotipe tertentu dalam populasi tertentu pula. Misalnya dalam populasi terdapat genotipe XX, Xx dan xx maka proporti genotipe nya XX, Xx dan xx sebagai gamabran genetik pada populasi tersebut. Jika frekuensi gen berbeda dengan alelnya seperti X dengan Y, maka ada perhitungannya sendiri. Dalam populasi dapat diketahui keseimbangan dari satu generasi menuju generasi berikutnya.

Untitled

Ada seorang ahli matematika asal Inggris bernama lengkap Godrey Harold Hardy dan seorang dokter asal Jerman bernama lengkap Wilhhem Weinberg. Mereka berdua adalah dua orang yang telah menemukan frekuensi gen yang dapat dihubungkan dengan matematika. Namun, mereka menemukan frekuensi gen dan genotip secara terpisah dan untuk waktu mendatang dikenal dengan hukum Hardy-Weinberg. Hukum ini menyatakan, frekuensi gen dangenotipe dalam populasi tertentu selalu berada dengan keadaan konstan atau sama dari generasi-generasi.

Hukum Hardy-Wienberg mengenai frekuensi gen dan genotip tersebut dapat terbukti jika memenuhi syarat-sayarat sebagai berikut:

  • Kemampuan hidup atau viabilitas dan kesuburan atau fertilitas dimiliki oleh genotipeyang ada dalam populasi tersebut,
  • Terjadinya perkawinan antar genotipe dalam populasi tersebut secara acak,
  • Tidak adanya mutasi antar masing-masing gen,
  • Populasi yang dimiliki harus besar,
  • Populasi tidak mengalami migrasi,
  • Seleksi alam tidak pernah terjadi.

Ada beberapa faktor yang memengaruhi perubahan frekuensi gen dan genotip, antara lain terjadinya mutasi, seleksi alam, migrasi, perubahan lingkungan sekitar dan rekombinani danseleksi. Seleksi alam ini seperti kasus jerapah leher panjang dan leher pendek. Di mana hewan yang terkuatlah yang akan bertahan. Rekombinasi yakni gabungnya gen-gen dengan melakukan perkawinan silang sehingga menyebabkan perubahan gen di generasi mendatang. Perubahan lingkungan ini disebabkan karena adanya mekasnisme seperti isolasi atau terpisahnya beberapa spesies yang nantinya dapat berkembang menjadi spesies baru. Mutasi karena perubahan gen juga menjadi faktor berubahnya frekuensi gen dan genotipe dalam populasi tertentu.

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

One thought on “Frekuensi Gen dan Genotipe

  1. Pingback: Tumbuhan Thallophyta yang Bermacam-macam | Pusat Infomasi Pertanian Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *