Fungsi Peroksisom untuk Organel Sel

Fungsi Peroksisom untuk Organel Sel – Peroksisom merupakan salah satu organel sel yang memiliki fungsi yang berkaitan erat dengan penyaluran hidrogen peroksida. Peroksisom lebih sering ditemui dalam kondisi terbungkus oleh sebuah membran tunggal dan terdiri atas lipid. Peroksisom memang bisa dijumpai pada hewan maupun tumbuhan, namun berbeda jumlahnya. Pada hewan ditemukan peroksisom tunggal atau hanya satu saja, sementara pada tumbuhan adalah kebalikannya yakni sepasang.

a

Mengenal peroksisom lebih dalam

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, bahwa peroksisom bisa ditemukan baik pada tumbuhan maupun pada hewan. Peroksisom umumnya memiliki ukuran yang sangat kecil, bahkan dalam satu tubuh makhluk hidup terdapat beragam ukuran. Secara umum peroksisom lebih sering dijumpai dengan ukuran antara 0,1 hingga 1 mm. peroksisom memiliki fungsi sebagai pemecah molekul organik yang ada di dalam tubuh makhluk hidup. Maka, aktivitas peroksisom sangat berkaitan dengan proses penyaluran hodrogen peroksida ke seluruh bagian sel tubuh.

Peroksisom memiliki peran penting dalam proses oksidasi di dalam sel, yakni mengubah dan memecah lemak secara menyeluruh. Pada peristiwa pemecahan lemak memang akan melalui beberapa tahapan yang terbilang cukup panjang. Dari peristiwa pemecahan lemak inilah akan dihasilkan berbagai jenis zat dalam bentuk lain, salah satunya zat sitotostik hodrogen peroksida. Karena hidrogen peroksida yang jumlahnya berlebihan akan menjadi racun bagi tubuh.

Peroksisom memiliki fungsi lain, yakni memecah kembali hidrogen peroksida tersebut menjadi molekul atau zat yang dibutuhkan tubuh. Adalah oksigen dan juga air yang merupakan produk hasil olah hidrogen peroksida yang sangat dibutuhkan metabolisme sel. Energi dan juga air menjadi salah satu kebutuhan bagi membran sel untuk bisa berfungsi lebih optimal. Peran inilah yang menjadikan peroksisom sangat bermanfaat bagi siklus sel dan kondisi tubuh tumbuhan maupun hewan.

Peran peroksisom bagi tanaman maupun hewan

Pada tumbuhan peroksisom berfungsi mengolah karbondioksida yang berhasil diperoleh oleh bagian daun. Karbondioksida ini akan diolah menjadi bentuk energi yang berfungsi sebagai bahan bakar pengolah makanan bagi tumbuhan. Adanya peroksisom pada tubuh tumbuhan membuat sebatang tanaman bisa mensuplai kebutuhan nutrisinya dengan baik. Sehingga bisa tumbuh lebih subur, bahkan di kondisi lingkungan yang kurang menguntungkan tanaman.

Sementara untuk tubuh hewan, peroksisom akan mengolah lemak yang masuk ke dalam tubuh untuk diolah kembali. Hasilnya akan menjadi bentuk cadangan energi, dan disalurkan ke organel membran sel dan metokondria. Sehingga sel-sel di dalam tubuh akan lebih seimbang dan menunjang kebutuhan energi tubuh hewan tersebut. Lemak yang menumpuk akan diolah menjadi bentuk cadangan energi yang bisa dimanfaatkan organel-organel sel lainnya.

Dilihat dari fungsi peroksisom tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa organel satu ini memberikan manfaat untuk organel lain. Terutama untuk mitokondria bisa menjalankan fungsinya dengan baik, sebab mensuplai kebutuhan energi.

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

One thought on “Fungsi Peroksisom untuk Organel Sel

  1. Pingback: Berkenalan dengan Filum Porifera Secara Lengkap | Pusat Infomasi Pertanian Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *