Fungsi Sistem Saraf Otonom

Organ tubuh manusia terdiri dari banyak bagian, dan untuk menjalankan fungsinya masing-masing diperlukan saraf yang mengaktivasinya baik sistem saraf sadar maupun saraf tidak sadar.

Pada kali ini akan dijelasakan sistem saraf tak sadar atau yang dikenal dengan istilah sistem saraf otonom. Sistem saraf otonom merupakan bagian sistem saraf perifer yang dikendalikan secara tidak sadar.

m 11

Misalnya saraf pada otot jantung, saraf pada eksokrin, saraf pada kelenjar endoktrin, dan otot polos. Menurut Anissimov (2006) sistem saraf otonom berperan dalam bagian sistem pemeliharaan seperti proses metabolisme, aktivitas kardiovaskular, proses pencernaan, dan pengaturan suhu.

Yang merupakan bagian dari sistem saraf perifer yang bertindak secara refleks, sistem saraf somatik yang terdiri dari bagian saraf tulang belakang dan tengkorak yang akan menginervasi jaringan otot pada rangka yang dibawah kontrol sengaja.

Berbeda dengan sistem saraf somatik yang selalu bersemangat karena dibawah kendali, sistem saraf otonom justru merangsang atau menghambat jaringan diinervasi. Secara umum sistem saraf otonom akan mengontrol bagian homeotaksis, yakni konsistensi isi jaringan dalam ion, gas, dan nutrisi.

Sistem saraf otonom dibedakan menjadi dua kelas, yaitu sistem saraf simpatik dan sistem saraf parasimpatik. Kedua sistem tersebut mempunyai fungsi yang berlawanan akan tetapi akan saling berkontribusi satu sama lain.

Berikut akan dijelaskan lebih mendetail mengenai sistem saraf simpatik dan parasimpatik, yaitu sebagai berikut:

1. Sistem Saraf Simpatik

Merupakan sistem saraf otonom yang berkaitan dengan respon terhadap stres, karena saraf ini akan melepaskan hormon adrenalin atau epinephrines dan akan meningkatkan aktivitas metabolisme. Berikut fungsi dari sistem saraf simpatik, yaitu:

  • Dapat membesarkan pupil mata
  • Dapat memprebesar bronkus
  • Dapat menurunkan darah
  • Dapat memperlambat kierja alat pencernaan
  • Dapat mempercepat denyut jantung

2. Sistem Saraf Parasimpatik

Merupakan sistem saraf otonom yang berkaitan langsung dengan aktivitas manusia yaitu istirahat, tidur, makan, dan sistem saraf ini akan menurunkan aktivitas metabolisme dan mengembalikan tekanan darah. Berikut fungsi dari sistem saraf parasimpatik, yaitu:

Baca Artikel Lainnya :

  • Dapat mengecilkan pupil mata
  • Dapat mengecilkan bronkus
  • Dapat meningkatkan tekanan darah
  • Dapat mempercepat kinerja alat pencernaan
  • Dapat memperlambat denyut jantung

Loading…

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *