Gejala-gejala Psikopat pada usia dini

Bisakah seorang anak usia dini mengalami gangguan kejiwaan? Tentu taka da yang bisa memastikan, tetapi menurut studi terbaru menyatakan bahwa gejala awal psikopat dapat dideteksi sejak anak usia 3 tahun atau saat mereka baru memasuki masa taman kanak-kanak.

f 43

Hasil studi tersebut telah dirilis oleh University of New South Wales (UNSW) di Australia dan telah diterbitkan juga oleh Journal of Abnormal Child Psycology. Selama ini mereka telah melakukan penelitian terhadap sebanyak 214 anak perempuan dan anak laki-laki pada usia TK untuk dapat menganalisis bentuk-bentuk perasaan yang ada kaitannya dengan gejala psikopat.

Dipimpin oleh seorang ahli psikolog klinis dr. Eva Kimonis, studi ini mengajak anak-anak untuk menggambar berbgai macam ekspresi wajah, mulai dari ekspresi netral, senang, hingga ekspresi sedih.

Dari hasilnya maka ditemukan beberapa anak yang mengalami gejala psikopat atau sifat yang kurang berperasaan akan mengalami kesulitan dalam mengenal ekspresi wajah serta ditemui juga kurang peduli terhadap keadaan teman-temannya. Dan ditemukan ada sekitar 10 persen anak-anak yang mengalami gejala psikopat yang ditunjukkan dari mereka yang kurang peduli terhadap lingkungan sekitarnya.

“Anak-anak yang mengalami sifat ini akan mengalami kesulitan dalam mengenal emosi dari orang lain dan mereka juga cenderung tidak peduli dengan emosi-emosi tersebut. Dan ditemui juga anak-anak lain yang emngalami kesulitan, mereka sama sekali tak tersentuh secara emosional.” Papar Kimonis pada The Sydney Morning Herald. “Studi ini diharapkan dapat mempelajari lebih kanjut gejala awal dari psikopat dan merehabilitasinya dengan sedini mungkin,” imbuhnya.

Bahkan dari studi lain yang telah dilakukan oleh King College di London menganalisis gejala psikopat sejak bayi berusia 5 minggu. Studi ini menunjukkan bahwa bayi yang lebih tertarik dengan bola merah dibandingkan pada wajah orang sekitarnya berisiko memiliki sifat antisosial seperti psikopat. Akan tetapi studi pada bayi memang belum bisa dilakukan lebih lanjut apakah hal itu dapat berlanjut hingga mereka dewasa kelak.

Walau demikian, Rachel Bedford penulis studi tersebut mengungkapkan pada The Huffington Postbahwa beban dari keluarga yang dirasakan oleh anak-anak dapat membawa mereka memiliki sifat antisosial, bahkan menuju ke arah tindakan kriminal.

Baca Artikel Lainnya :

Untuk itulah diharapkan orang tua dapat memenuhi kebutuhan kasih sayang pada anak-anak mereka sejak usia dini. Karena dengan memberikan kasih sayang tentu hal ini dapat memupuk dan mneumbuhkan rasa kasih dan cinta pada diri anak.

Sehingga dengan begitu ia akan memahami emosi-emosi dari orang di sekitarnya dan menjadi peka terhadap lingkungan yang ada di sekitarnya, serta memiliki rasa empati terhadap sesama ornag di sekitarnya. Betapa penting kasih sayang terhadap seorang anak yang harus diciptakan sejak mereka masih kecil.

Loading...

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *