Gitaris dan Pencipta Lagu Dewa Budjana

Gitaris dan Pencipta Lagu Dewa Budjana – Memiliki nama I Dewa Gede Budjana ini merupakan seniman dari Bali yang lahir pada tanggal 30 Agustus 1963. Dewa Budjana decanal sebagai seorang gitaris, Pencipta lagu dan juga seorang composer.

Dewa budjana mulai dikenal masyarakat Indonesia ketika menjadi gitaris utama dan pencipta lagu di grup band Gigi. Permainan gitar Dewa Budjana lebih ke gaya Jazz karena banyak dipengaruhi oleh beberapa musisi luar seperti John McLaughlin, Pat Metheny, Jeff Beck dan lain-lain. Diawal karir bermusiknya, Dewa Budjana bergabung dalam grup band Squirell yang dikenal di dalam komunitas local saja.

Dewa Budjana memiliki banyak pengalaman bermusik di Indonesia sehingga Dewa Budjana telah banyak berkolaborasi dengan beberapa gitaris ternama di Indonesia. Dewa Budjana pernah berkolaborasi dengan Tohpati, Ridho dan juga Abdee Negara. Kemampuannya mengkombinasi music Jazz dengan Rock menempatkannya di kelompong gitaris teratas Indonesia.

Minat dan kemampuan Dewa Budjana dalam bermusik telah ada sejak dia masih di banku sekolah dasar. Dewa Budjana belajar dari seorang pekerja konstruksi di lingkungan rumahnya di Bali saat itu. Sejak saat itu lah dia belajar gitar dan music rock adalah permainan yang pertama kali dia pelajari. Semakin dewasa Dewa Budjana semakin tertarik di dalam bermusik hingga saat Dewa Budjana pindah ke Surabaya, dia mengikuti kursus music klasik dan melakukan pertunjukan dengan sebuah kelompok music serta berpartisipasi di beberapa pertunjukkan music. Saat di Surabaya ini lah gendre musicnya berubah dari rock menjadi Jazz.

budjana

Pada tahun 1980, Dewa Budjana memulai bandnya Squirrel yang merupakan band Jazz pertamanya. Dengan grup band inilah Dewa Budjana banyak berpartisipasi di acara music nasional seperti Light Music Contest di tahun 1984. Melalui acara inilah grup band mereka berhasil memenangkan kompetisi.

Setahun setelah itu, tepatnya setelah Dewa Budjana lulus dari sekolahnya, Dewa Budjana memutuskan untuk pindah ke Jakarta untuk mengembangkan karir bermusiknya dan menjadi musisi professional. Perpindahannya ke Jakarta dipengaruhi oleh Jack Lesmana yang merupakan seorang maestro dan legenda musisi Jazz Indonesia.

Selain itu, Indra Lesmana yang merupakan bapaknya musisi Jazz Indonesia mengajari Dewa Budjana filosofi dari music Jazz. Melalui mereka berdua, Dewa Budjana banyak dikenalkan dengan musisi professional lainnya.

Meskipun Jack Lesmana memberikan Dewa Budjana kesempatan dan peluang untuk mengembangkan karir bermusiknya, Indra lesmana lah yang banyak mengajari Dewa Budjana dan akhirnya setelah beberapa tahun, Dewa Budjana bergabung dalam Band Spirit dan mengeluarkan album namun akhirnya Dewa Budjana meninggalkan grup dan bergabung Java Jazz. Dewa Budjana juga sempat bergabung dalam beberapa band lain seperti Erwin gutawa, Manopo Band, Elfa’s Big band dan berpartisipasi di North Sea Jazz Festival di Den Haaq, the Belanda.

Pada tahun 1994, Kelompok bandnya Gigi terbentuk. Baron (guitar), Thomas (bass), Armand (vokalis) and Ronald (drum). Sejak terbentuknya, Gigi telah mengeluarkan enam album. Dewa Budjana juga mengeluarkan beberapa album solonya, seperti Nusa Damai; Gitarku; Samsara; dan Home.

Dewa Budjana mengeluarkan album solo ke lima dan ke enam, Dawai in Paradise dan Joged Kahyangan di tahun 2013. Dewa Budjana pernah mengatakan bahwa, dia mencoba menyatukan music – music etnik Bali dan music daerah lainnya di Indonesia seperti menyatukan banyak kebudayaan unik yang berbeda sehingga saling mempengaruhi.

Baca juga : Seniman Musik Indonesia Ahmad Dhani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *