Golongan Orang Yang Berpuasa Malah Masuk Neraka

Puasa ramadhan adalah puasa yang hukumnya wajib, dilaksanakan sebulan penuh. Pahalanya langsung diperhitungkan langsung oleh Allah karena catatan Puasa Ramadhan tidak dicatat oleh malaikat, sehingga tidak  ado qodo bagi orang yang mampu melaksanaknnya tapi sengaja tidak berpuasa tanpa halangan apapun.

s 163

Adapun dalil yang melandasi untuk puasa pada bulan ramadhan yaitu “ hai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana orang sebelum kamu supaya kamu bertaqwa” (Q.S Al- Baqarah : 183)

Puasa itu pahalanya bisa menghapus kesasalah yang telah lalu dan yang akan dating sebagaimana sabda nabi “ dari Abu Hurairah Rasulullah bersabda : barang siapa berpuasa pada bulan ramadhan dengan penuh keimanan dan dengan penuh harap maka Allah akan mengamuni dosa yang telah lalu” (H.R Bukhari dan Muslim).

Apa jadinya jika orang yang rajin berpuasa tapi masih dikatagorikan akan masuk neraka, dan diantara golongan itu yaitu :

  • Puasanya orang yang tidak solat

walaupun puasa wajib, tidak lantas menggugurkan wajibnya shalat, karena secara prinsif shalat adalah kewajiban yang paling utama untuk dikerjakan walaupun dengan keadaan apapun sehingga shalat boleh dikerjakan dengan beberapa cara tergantung keadaan orang tersebut.

Bagi orang yang sakitnya parah maka dibolehkan untuk shalat sambil berbaring, duduk, atau hanya sekedar menggunakan isyarat, sehingga orang yang berpuasa tidak mengerjakan shalat tidak akan mendapatkan nilai apa-apa dihadapan Allah kecuali haus dan dahaga.

  • Puasanya orang yang suka bohong

Kebiasaan berbohong kadang susah untuk ditinggalkan, walaupun hanya sekedar bercanda tetap yang namanya bohong tetap berbohong dan efeknya bisa merugikan diri sendiri dan orang lain, karena berbohong itu lebih banyak menyerap energy daripada berkata jujur.

Sebagaimana sabda nabi “ barang siapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta dan malah mengamalkannya, maka Allah tidak butuh dari rasa lapar dan haus yang dia tahan ( H.R Bukhari).

  • Puasanya Orang yang suka Maksiat

Pungsi fuasa sebenarnya untuk mengantarkan manusia pada derajat taqwa yang akhirnya dia bisa mendisiplinkan diri dari perbuatan dosa, ketika seseorang berbuat maksiat maka dia secara tidak langsung tidak dapat mendapatkan pahala atas haus dan laparnya.

  • Puasanya tidak sesuai dengan tuntunan Nabi

Puasa adalah  ibadah mahdoh tapi pada prinsifnya puasa itu diharapakan bisa mengantarkan manusia bisa mengoptimalkan kesalehahan social lewat kegiatan shalat taraweh berjamaan dan kewajiban zakat fitrah.

Baca Artikel Lainnya :

Puasa sendiri punya aturan tersendiri sehingga banyak orang yang puasa tapi hanya sekedar mendapatkan haus dan dahaga saja, lantaran tidak mencontoh tatacara puasa yang sudah diajarkan oleh Nabi, seperti orang yang berpuasa seharian penuh (24 jam), mereka yang seperti itu hanya akan mendaptakan sebatas haus dan dahaga saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *