Ilmuwan Penemu Inti Atom yang Mendapatkan Penghargaan Nobel Fisika

Ilmuwan Penemu Inti Atom yang Mendapatkan Penghargaan Nobel Fisika – Aage Niels Bohr merupakan seorang ilmuwan di bidang fisika yang berasal dari Denmark. Aage Niels Bohr pernah mendapatkan penghargaan Nobel di bidang Fisika pada tahun 1975 bersama dengan Ben Roy Mottelson juga Leo James Rainwater karena penelitian mereka di dalam upaya mencari tahu bentuk asimetris dari inti atom. Aage Niels Bohr sendiri dilahirkan pada tanggal 19 Juni 1922 di Kopenhagen.

bohr

Aage Niels Bohr mengenyam pendidikan tingginya pada Universitas Kopenhagen dan pada tahun 1954 Aage Niels Bohr berhasil menyelesaikan pendidikan doktoralnya dan mendapatkan gelar doktor.

Selama tahun 1940 an Aage Niels Bohr bekerja menjadi asisten ayahnya sendiri yang bernama Niels Bohr yang juga pernah mendapatkan penghargaan nobel di bidang Fisika pada tahun 1922 dikarenakan penelitian Niels Bohr di dalam pengembangan bom atom di Los Alamos. Ayah dan anak ini menjadi salah satu dari empat pasangan ayah dan anak yang mendapatkan penghargaan nobel di bidang fisika.

Sejak tahun 1946 Aage Niels Bohr selalu berhubungan dengan institusi yang didirikan ayahnya di Kopenhagen yang akhirnya Aage Niels Bohr menggantikan ayahnya menjadi direktur sejak tahun 1963 hingga tahun 1970.

Ketika melaksanakan penelitian yang bermula dari teori milik James Rainwater bersama rekan – rekannya pada awal tahun 1950 an, Aage Niels Bohr menemukan sesuatu kenyataan bahwa gerakan partikel sub – atom dapat merubah bentuk inti atom atau nucleus sehingga penemuan Aage Niels Bohr ini berhasil menglunturkan teori yang sudah diterima luas sebelumnya bahwa seluruh nucleus atau inti atom secara sempurna berbentuk seperti bola.

Penelitian tersebut menjadi sangat penting dalam pengembangan penggabungan nuklir. Dari penelitiannya tersebut, Aage Niels Bohr menulis beberapa buku di antaranya buku berjudul Rotational States of Atomic Nuclei pada tahun 1954 serta Nuclear Structure sampai dua jilid pada tahun 1969 dan 1975. Aage Niels Bohr meninggal dunia pada tahun 9 September 2009 di Kopenhagen.

Aage Niels Bohr merupakan anak ke empat dari enam bersaudara yang semuanya laki – laki dari pasangan Niels Bohr dan istrinya yang bernama Margrethe Bohr. Kakak tertua Aage Niels Bohr yang bernama Christian meninggal akibat kecelakaan di tahun 1934 dan adik bungsunya Harald meninggal karena menderita penyakit meningitis.

Ke tiga saudaranya yang lain memiliki pekerjaan yang beragam ada yang juga seorang ilmuwan di bidang fisika, ada yang seorang insinyur kimia dan juga ada yang seorang pengacara dan atlet olah raga Olympic.

Pada tahun 1932, keluarganya pindah ke Carlsberg. Karena adanya permasalahan mengenai tuduhan terhadap keluarganya oleh rezim nazi yang mana Jerman menjajah Denmark, Aage Niels Bohr pergi ke Inggris bergabung dengan ayahnya yang telah pergi ke Inggris seminggu sebelumnya.

Di sana Aage Niels Bohr menjadi peneliti junior di Departemen of Scientific and Industrial Research, pekerjaannya menjadi asisten dan juga sekretaris ayahnya. Keduanya bekerja dalam projek bom atom Inggris.

Pada tanggal 30 Desember 1943, mereka berdua melakukan kunjungan ke Amerika Serikat untuk pertama kalinya hal ini dikarenakan ayahnya merupakan seorang konsultan dalam proyek Manhattan.

Di sana mereka diminta untuk meninjau desain pemrakarsa atom modulasi yang mana hasil tinjauan mereka bahwa desain ini dapat bekerja dan kemudian bom tersebut secara sempurna berhasil dalam mengebom Hirosima dan Nagasaki pada tahun 1945.

Baca juga : Tokoh yang Berjasa di Bidang Fisika dan Astronomi

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *