Ini Alasan Mengapa Menyusui pada saat Hamil Rentan Mengalami Keguguran

Kehamilan tentu menjadi anugerah bagi orangtua, tetapi ada keadaan dimana bunda mengalami kehamilan yang biasa disebut dengan kehamilan sundul. Dimana pada kehamilan tersebut, bunda bisa dikatakan dalam kondisi yang tidak siap karena usia anak pertama masih belum cukup untuk disapih.

l 11

Bunda tentu bingung harus memutuskan bagaimana. Sedangkan ada issue bahwa jika bunda tetap berkeras untuk menyusui padahal sedang hamil, akan terjadi keguguran. Tentu saja ini sangat menakutkan bagi bunda.

ASI merupakan sumber nutrisi utama bagi si kecil sampai usianya cukup untuk disapih karena ini sangat penting untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan tubuh si kecil. Tetapi, ternyata saat bunda melakukan dua aktivitas sekaligus (hamil dan menyusui), kualitas ASI menjadi menurun terutama pada usia trimester kedua.

Jika bunda tetap bersikukuh untuk melakukan kedua aktivitas tersebut secara bersamaan, maka bunda harus sangat memerhatikan asupan nutrisi sebab bunda harus bertanggung jawab untuk memberi nutrisi pada 3 nyawa—si kecil, janin di kandungan dan bunda sendiri.

Solusinya, bunda harus menambah porsi makan yang banyak mengandung gizi tinggi supaya kualitas ASI tetap terjaga dan nutrisi untuk janin dan bunda juga terpenuhi.

Jika usia si kecil sudah cukup atau hampir cukup untuk disapih, maka sebaiknya bunda mengambil keputusan ini saja. Bunda harus mulai membiasakan si kecil untuk mengkonsumsi makanan pendamping seperti pisang dan bubur bayi.

Saran untuk bunda yang mengalami hamil sambil menyusui

  • Jika bunda memiliki riwayat keguguran, bunda harus lebih mempertimbangkan kondisi tubuh dan kesehatan bunda agar ketika menyusui tidak terjadi produksi hormon oksitosin berlebih sehingga kontraksi pada payudara dan rahim bisa diminimalisir seminimal mungkin.Meski kontraksi ini tidak terlalu berisiko membuat keguguran, namun tetap sebaiknya dikonsultasikan pada dokter kandungan.
  • Bunda yang sedang hamil ditambah dengan menyusui si kecil sangat rentan terhadap penurunan asupan gizi untuk janin, tubuh bunda sendiri, dan kualitas ASI untuk si kecil. Sehingga bunda disarankan untuk memperbanyak konsumsi makanan dengan kandungan karbohidrat, protein, vitamin dan mineral yang tinggi.

Jadi apakah hamil sambil menyusui dapat mengakibatkan keguguran pada janin?

Bisa iya, bisa tidak bunda. Tergantung bagaimana cara bunda menjaga dan melindungi janin, si kecil dan bunda sendiri. Sebab, bunda tidak bisa mengatur sendiri berapa takaran untuk si kecil, janin, dan diri bunda. Yang bisa bunda lakukan adalah memperbanyak nutrisi dengan menambah porsi makan dan vitamin.

Baca Artikel Lainnya :

Satu hal lagi yang pasti, yaitu nutrisi untuk janin. Ketika tubuh bunda tidak cukup banyak nutrisi, maka segala zat yang diperlukan janin—yang terbaik yang dimiliki bunda—tetap akan diberikan terlebih dahulu kepada janin secara otomatis.

Lebih aman jika bunda memprogram untuk hamil lagi setelah usia anak pertama paling tidak 5 tahun. Pada usia tersebut, anak pastinya lebih mudah ditinggal, tidak memerlukan asupan ASI lagi dan sudah mengerti keadaan ibunya. Bahkan si kecil bisa ikut menjaga bunda loh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *