Ini Alasan Utama Mengapa Pluto dianggap Bukan Planet

Yang kita ketahui sebagai orang awam, Pluto merupakan planet terkecil yang dimiliki tata surya kita. Namun kemudian, hal ini dibantah sehingga status Pluto bukanlah sebuah planet.

c 102

Ini artinya tata surya kita hanya dihuni oleh 8 (delapan) planet mulai dari yang terdekat dari Matahari, yaitu Merkurius, sampai yang terjauh dari Matahari yaitu Neptunus.

Di balik labilnya keputusan ini, tahukah Anda bahwa sebenarnya status keplanetan Pluto ini masih menjadi perdebatan banyak pihak?

Ya, itulah kebenaran yang ada. Pluto masih menjadi perdebatan banyak pihak, baik para astronom maupun ilmuwan planet.

Pluto sendiri ditemukan pada 18 Februari 1930 oleh astronom Amerika Serikat bernama Clyde Tombaugh. Namun pada 2006, International Astronomical Union—sebuah badan yang bertugas dalam bidang keplanetan dan memberi nama planet-planet—menyatakan klaimnya pada sebuah rapat internasional di Ceko bahwa Pluto tidak masuk kategori untuk bisa disebut sebagai planet.

Namun, keputusan ini mengundang banyak perdebatan para astronom dan ahli lainnya. Kategori yang dimaksud IAU sendiri mengacu pada data yang ada sampai pada tahun 1990-an.

Sedangkan, selama ini definisi dan kategori untuk mengklasifikasikan sebuah planet dan benda luar angkasa terus berkembang sejalan dengan penelitian yang terus bergulir. Setidaknya, inilah pendapat Owen Gingerich, seorang astronom Harvard.

Bahkan, lanjutnya, seiring berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi terkini, muncullah berbagai istilah baru untuk menyebut berbagai benda langit seperti katai, planet minor, planet terresterial dan sebagainya. Dan, IAU juga tidak memiliki kategori khusus untuk mengklasifikasikan planet-planet tersebut.

Menurut IAU sendiri alasan yang mendasari Pluto tidak dapat disebut sebagai planet adalah karena ukuran Pluto tidak terlalu besar—bahkan tidak lebih besar dari satelit Bumi (Bulan).

Selain itu, bentuk orbit Pluto terhadap Matahari juga dipermasalahkan. Tidak seperti planet lainnya di tata surya, Pluto memiliki jalur orbit yang aneh (tidak sama). Dan terakhir, IAU juga mengatakan bahwa kategori lain untuk sebuah benda dikatakan sebagai planet adalah memiliki bentuk bulat, seperti planet umumnya.

Baca Artikel Lainnya :

Namun, sekali lagi, perkembangan definisi dan kategori untuk menyatakan sebuah planet dan benda lainnya terus berkembang. Sehingga pada 18 September 2014 lalu, Harvard-Smithsonian center menyatakan bahwa Pluto layak disebut sebagai planet.

Sepertinya, untuk mengakhiri perdebatan panjang ini, para ahli harus bekerja lebih keras lagi ya. Kita tunggu saja kabar selanjutnya.

Loading…

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *