Ini Beberapa Alasan Mengapa Pusat Bumi Memiliki Suhu yang Tinggi

Dapat dikatakan bahwa inti bumi merupakan bagian yang memiliki suhu tertinggi di Bumi. Tapi apa alasan yang mendasari hal ini? Bukankah justru dalam lapisan terdalam, Matahari tidak akan mampu menjangkaunya? Mari kita cari tahu bersama-sama jawabannya ya.

c 103

Bumi sendiri terdiri dari 3 lapisan utama, yaitu kerak Bumi, mantel, dan inti Bumi. Kerak adalaha bagian terluar Bumi dengan ketebalan antara 5 sampai 50 KM. Di bawah samudera, lapisan kerak jauh lebih tipis, hanya sekitar 4,5 KM saja. Tanah tempat kita berpijak saat ini merupakan bagian dari kerak Bumi.

Lapisan kedua adalah mantel. Mantel merupakan bagian yang paling tebal dari lapisan Bumi. Ketebalannya mencapai sekitar 85% dari seluruh lapisan Bumi. Kedalamannya mencapai sekitar 2900 KM.

Di dalam kerak inilah, terjadi aktivitas tektonisme seperti meletusnya gunung dan gempa Bumi. Cairan di dalamnya bergerak mengalir seperti viskositas air.

Dan yang paling dalam adalah inti Bumi yang besarnya sebanding dengan planet Pluto. Inti Bumi dibagi menjadi inti luar dan inti dalam. Inti luar memiliki Ketebalan mencapai 2000 sampai 2500 KM dengan suhu antara 4000 sampai 5000 derajat Celcius.

 Inti dalam sendiri besarnya diperkirakan sebesar satelit alami Bumi, yaitu bulan. bahan yang terkandung dalam lapisan ini hampir semuanya besi. Besi cair yang amat panas. Ketebalannya diperkirakan 1200 KM dengan suhu mencapai 5000 sampai 7000 derajat Celcius, dapat disejajarkan dengan suhu permukaan Matahari.

Para ilmuwan meyakini bahwa perputaran inti dalam Bumi lebih cepat dari seluruh planet di alam semesta dan memungkinkan berubahnya lokasi medan magnetik di kutub-kutub Bumi menjadi terbalik.

Dari mana asal panasnya inti Bumi tersebut? Sebagian besar panas tersebut berasal dari proses penciptaan Bumi beberapa milyar tahun yang lalu ketika benda-benda langit saling bertabrakan sehingga menghasilkan ledakan yang dahsyat.

Namun, selain alasan itu, para ahli geologi kita ternyata memiliki alasannya sendiri. Dan itu tidak lain adalah karena aktivitas bahan radioaktif dalam pusat Bumi.

Baca Artikel Lainnya :

Bagaimana hal ini dapat dijelaskan?

Unsur-unsur radiokatif yang berada di pusat Bumi terjebak dan kemudian mengeluarkan partikel-partikel seperti elektron yang selanjutnya bertumbukan dengan partikel atom pada lapisan bebatuan sehingga terjadi perpindahan energi ke lapisan batuan dan akhirnya batuan tersebut memanas karena mendapat energi tambahan.

Loading…

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *