Ini Cara Membedakan Gadis Dan Wanita Masyarakat Papua

Ini Cara Membedakan Gadis Dan Wanita Masyarakat Papua – Apakah anda mengetahui bahwa di dalam masyarakat Papua di Jayapura terdapat perbedaan mencolok antara seorang gadis dengan wanita yang telah berkeluarga.

Perbedaannya adalah terletak pada cara mereka mengenakan pakaian adat. Antara gadis dan wanita Papua mempunyai pakaian khas tersendiri.

ga

Sedangkan pada laki – laki Papua, pakaian adatnya adalah koteka yang sangat populer hingga ke mancanegara sedangkan kaum perempuannya mempunyai dua jenis pakaian adat dengan fungsi yang berbeda sesuai dengan status dari perempuan Papua tersebut.

Berikut kami laporkan jenis – jenis pakaian adat wanita Papua sekedar berbagi informasi tentang budaya Papua kepada para pembaca :

1). Yokal

Pakaian adat ini diperuntukkan khusus buat kaum perempuan Papua yang telah berkeluarga, pakaiannya dikenal dengan nama Yokal.

2). Sali

Untuk para perempuan Papua yang masing lajang atau berstatus gadis, maka mereka akan mengenakan pakaian adat Papua yang dikenal dengan nama Sali.

Perbedaan antara pakaian adat Yokal dengan pakaian adat Sali

Perempuan punya pakaian disebut Yokal. Adapun perempuan yang masih nona punya pakaian bernama Sali.

Dari situ kita bisa membedakan nona dan perempuan yang sudah berkeluarga, ” ungkap Alpius Wetipo, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jayawijaya di Gedung Sapta Pesona, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat yang dikutip dari laman okezone.com (28/3/2014).

Hal lainnya yang bisa dijadikan sebagai patokan dalam membedakan antara pakaian adat Yokal dengan pakaian adat Sali adalah :

Warna

Pakaian adat Yokal mempunyai warna – warna menyolok berupa warna merah dan cokelat tanah, sedangkan warna Sali hanya terdiri dari satu warna saja yakni warna cokelat khas rumput liar di hutan – hutan Jayapura yang telah kering selama musim kemarau panjang.

Bentuk

Bahan Yokal tertata rapi secara horizontal dan telah melalui masa dianyam sedemikian rupa sehingga menghasilkan kain – kain yang bertekstur halus.

Sementara Sali masih menampakkan tekstur yang beragam yaitu terlihat seperti kondisi rumput di halaman yang dibiarkan begitu saja tanpa dipelihara dan memang dibuat dengan proses dianyam secara kasar saja.

“ Kalau untuk nona – nona yang belum menikah, kain yang dikenakan belum dianyam. Untuk yang sudah berkeluarga, barulah biasanya kain yang mereka kenakan dianyam dengan rapi, ” tutupnya.

Baca Artikel Lainnya :

Itulah cara paling mudah dalam membedakan para gadis dan wanita dewasa yang sudah berkeluarga di dalam maysarakat Papua. Semoga bermanfaat.

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *