Ini Dia Beberapa Perbedaan Lampu Motor, LED, dan HID yang Harus Anda Ketahui

Penggunaan lampu pada motor harus benar-benar dipilih dengan hati-hati sebab terlalu redup atau terlalu terang juga tidak baik. Lampu yang terlalu redup akan berbahaya bagi kita sendiri sebagai pengendaranya, utamanya jalanan kampung yang belum banyak diterangi oleh lampu jalan.

c 104

Sedangkan terlalu terang juga bisa berbahaya bagi pengendara lainnya. Lampu yang terlalu terang bisa membuat orang lain terkena efek silaunya sehingga berpotensi menimbulkan kecelakaan. Selain itu, lampu yang terlalu terang juga justru membuat kita tidak jelas melihat objek sebab pantulan sinar terangnya terlalu berlebihan.

Ada tiga macam lampu yang biasa digunakan pada kendaraan baik mobil atau motor, yaitu halogen, led, dan hid. Lampu halogen adalah jenis yang paling banyak dipakai pada motor sebab lampu bawaan dari pabrik menurut mereka kurang terang sehingga mereka beralih menggunakan lampu jenis halogen.

  • Lampu halogen

Lampu jenis halogen ini merupakan lampu dengan kualitas terendah dari kedua jenis lampu lainnya yang akan kita bahas nanti. Lampu halogen adalah jenis lampu pijar biasa, hanya saja dalam kacanya terdapat filamen yang berbeda yaitu filamen tungsten.

Dan dalam kacanya, dimasukkan gas dari golongan halogen yaitu argon, kripton atau nitrogen. Prinsip kerjanya, listris mengalir masuk ke bohlam kemudian memanaskan filamen sehingga timbul sinar atau cahaya, kemudian gas dari golongan halogen tadi akan memperkuat intensitas cahaya sehingga lebih terang.

Lampu halogen merupakan jenis lampu yang biasa digunakan motor atau mobil adventure dan bisa didapatkan dengan harga yang relatif terjangkau. Akan tetapi, lampu jenis ini juga memiliki kelemahan yaitu cepat panas sehingga boros aki.

  • Lampu LED

LED atau Light Emitting Diodes atau dalam bahasa Indonesia dioda pemancar cahaya, merupakan jenis lampu yang memanfaatkan chip semi konduktor dengan hambatan. Kelebihan lampu ini adalah keawetannya karena menggunakan dioda untuk menghasilkan cahaya.

Selain itu, tidak seperti lampu halogen yang mudah panas, lampu led tidak mudah panas sehingga rumah lampu juga tidak mudah buram dan lebih hemat daya. Lampu led juga disediakan dengan berbagai variasi.

Lampu ini banyak digunakan untuk senter, lampu utama mobil, komputer dan sistem audio.

  • Lampu HID

HID atau High Density Discharge merupakan jenis lampu yang sedang marak digunakan baik di dalam maupun luar negeri sebagai headlamp mobil atau motor.

Dari kedua jenis di atas, lampu yang memiliki cahaya paling terang adalah lampu hid ini, penggunaannya pun lebih irit dari jenis lain. Sebab, lampu hid dibuat dari perpaduan gas dan logam langka sehingga menghasilkan sinar berkarakter seperti sinar Matahari.

Namun, sinarnya yang begitu terang justru menjadi masalah di beberapa negara Eropa sehingga dianggap melanggar peraturan lalu lintas, sebab ternyata terlalu menyilaukan untuk pengendara lainnya.

Sehingga penggunaan kadar cahayanya harus disesuaikan, tidak boleh digunakan secara maksimal. Di Indonesia sendiri, kabarnya, penggunaan lampu ini dengan kadar maksimal akan diberi sanksi.

Uniknya, lampu ini memerlukan waktu sampai 15 detik untuk mencapai taraf maksimum cahaya terangnya. Ini berarti sebenarnya lampu ini juga memerlukan pemanasan.

Kelemahan lain dari lampu hid ini adalah harganya yang relatif mahal, ketersediaan masih sedikit, begitu pula dengan variasinya. Juga, kita harus mengatur sendiri intensitas cahayanya sebab berbahaya jika dibiarkan bersinar sampai brightness yang maksimum.

Baca Artikel Lainnya :

Alternatifnya adalah, penggunaan hid lebih dititik beratkan pada kendaraan yang memang memerlukan cahaya terang yang lebih tinggi untuk berkendara di segala macam medan. Sedang untuk tujuan penghematan, lebih baik memilih lampu led. Seperti untuk rumah, pabrik, dan kantor yang memerlukan cahaya terang cukup lama dan dengan daya yang rendah.

Loading...

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *