Ini Dia Cara Perdagangan Orang Asia Jaman Dulu

Benua Asia sejak lama telah menjadi persinggahan para pebisnis di masa lampau. Khususnya, para penjelajah samudera dari kawasan Eropa. Maklum saja, di Asia terdapat banyak sekali komoditi dan barang-barang perdagangan yang bermutu tinggi.

c 65

Sebut saja di Cina terdapat guci dan piring keramik, sutra halus atau bahkan di Indonesia, terdapat banyak bahan-bahan masakan dan makanan alami seperti lada, cengkeh, kopi, teh dan sebagainya.

Ibarat pepatah “ada gula ada semut” di mana ada hal yang menarik, di situ akan selalu memancing banyak orang. Tidak terkecuali, ketika roda ekonomi di kawasan Asia sangat maju pesat didukung oleh pelabuhan-pelabuhan dan jalur perdagangan darat yang dirancang sedemikian rupa. Inilah cara perdagangan orang Asia pada zaman dahulu yang perlu Anda ketahui:

Perdagangan lewat laut

Hal yang tidak bisa dipungkiri jika samudera atau lautan adalah salah satu sarana atau jalur transportasi yang ramai pada masa kejayaannya. Para penjelajah dunia dari berbagai benua bisa mampir ke Asia melalui jalur laut.

Perdagangan di Indonesia sendiri, mulai ramai sejak adanya jalur perdagangan laut melewati Cina, selat Malaka menuju Indonesia. Sesampai dari Indonesia, biasanya para pedagang akan terus berlayar ke India. Di Indonesia para “pebisnis” di masa lampau banyak yang membeli hasil bumi yang sangat subur seperti beras, rempah-rempah, kayu wangi, bahkan emas dan perak.

Mampir dari pulau ke pulau

Pada zaman dahulu, para pedagang akan lebih lama tinggal di suatu wilayah untuk berdagang. Ada banyak sebab kenapa mereka memilih untuk tinggal sementara, misalnya untuk mengisi perbekalan dalam pelayaran selanjutnya atau menikah dengan wanita lokal.

Pulau Jawa dan Sumatera merupakan pulau-pulau penting dalam pelayaran para pedagang. Hal ini sangat lumrah karena banyak pelabuhan-pelabuhan besar yang terdapat di pulau Jawa dan Sumatera.

Dengan cara barter atau pertukaran barang

Pada sekitar abad ke-14, perdagangan di pulau Jawa sangat maju. Di pulau Jawa ada kerajaan Majapahit yang sangat berkembang dan mampu menguasai berbagai wilayah di Asia. Pelabuhan-pelabuhan besar di Jawa menjadi sarana para pedagang membeli barang-barang yang banyak diminati oleh pembeli di negara asalnya.

Baca Artikel Lainnya :

Seperti rempah-rempah dan barang tambah emas. Pada saat itu, sudah dikenal mata uang berupa koin emas dan perak, namun tidak sedikit pula yang melakukan perdagangan dengan cara barter atau pertukaran barang dengan barang.

Dari luar negeri mereka membawa permadani, sutra, keramik, bahkan senjata dengan bubuk mesiu untuk ditukar dengan hasil bumi dan rempah-rempah Indonesia yang sangat melimpah.

Itu dia cara perdagangan orang Asia pada zaman dahulu. Mudah-mudahan Anda jadi lebih paham mengenai cara perdagangan orang Asia di masa silam ya..

Loading…

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *