Ini Dia Gaya Rias Pengantin Ala Jawa

Momen pernikahan menjadi awal dari babak baru di dalam kehidupan seseorang, khususnya wanita. Di dalam momen yang sangat istimewa ini berbagai persiapan akan dilakukan secara matang.

Termasuk tata rias tampilan dan wajah pengantin juga menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Tradisi Jawa contohnya memiliki gaya rias yang sangat khas dan populer seperti berikut.

  • Solo putri

d 48

Tata rias hitam pekat di dahi adalah ciri khas dari tata rias Solo Putri. Rambut mempelai wanita dimodel dengan ukel besar seperti bokor mengkureh. Diletakkan pula aksesoris melati tibo di rambut yang bentuk atau penataannya dironce. Dilengkapi pula dengan hiasan berupa cunduk sisir beserta cunduk mentul.

Sementara kebaya yang dikenakan berupa kebaya panjang klasik berbahan beludru hitam berhias benang emas dalam motif bunga. Bagian bawahnya dari kain batik Sidoasih Prada.

  • Solo Basahan

d 49

Mempelai wanita yang menggunakan tata ras Solo Basahan akan mengenakan kemben, kain dodot yang umumnya dikenal dengan kampuh serta mengenakan sampur beserta sekar abrit. Untuk kain jarik yang dikenakan harus berwarna senda dengan kemben.

Satu barang wajib yang harus ada dalam tata rias Solo Basahan adalah buntalan dengan isi bunga-bunga wangi dan daun-daunan yang dipercaya bermanfaat untuk menolak malapetaka dan kesialan.

  • Yogya Putri

d 50

Gaya rambut yang menjadi khas dari Yogya Putri adalah sanggul tekuk. Pelengkap aksesoris rambut dari mempelai wanita Yogya Putri adalah cunduk mentul berukuran besar beserta pelat gunungan.

Pakaian yang dikenakan berupa kebaya panjang dengan bahan beludru. Jika Solo Putri lebih pada batik Sidoasih, maka Yogya Putri lebih pada motif batik Prada.

  • Yogya Paes Ageng

d 51

Baca Artikel Lainnya :

Tata rias hitam pada dahi juga berlaku pada Yogya Paes Ageng dengan pinggiran emas. Rambut mempelai wanita ditata bermodel sanggul gajah ngoglig. Sehingga rambut dari mempelai wanita menjuntai cantik berhias sumping dan sejumlah aksesoris lain.

Ciri khas utama dari gaya rias pengantin Jawa adalah tata rias hitam di dahi atau paes. Dimana paes lebih menuju pada simbol kecantikan dan menangkal tindakan buruk pengancam jiwa mempelai wanita.

Loading...

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *