Ini Dia Kisah Pembunuh Berantai yang Dibebaskan

Pembunuhan adalah suatu tindakan yang tidak bisa ditolelir. Baik dari sisi hukum maupun kemanusian. Sudah seharusnya pelaku pembunuhan mendapatkan hukuman dan ganjaran yang setimpal atas perbuatannya tersebut. Namun beberapa kasus pembunuhan berantai, justru berakhir pada pembebasan pelakunya. Siapa sajakah mereka?

1. Nikola Dzumagaliev

k 10

Kasus Nikola Dzumagaliev terjadi pada tahun 1979 sampai 1980. Ia dikenal sebagai pembunuh berantai sekaligus kanibal yang telah membunuh lebih dari 7 wanita. Selain membunuh ia juga memakan tubuh korbannya yang semuanya adalah wanita.

Nikola didiagnisa mengidap skizofrenia, sehingga ia hanya dijatuhi hukuman kurang dari satu tahun dan setelah itu ia dibebaskan. Namun, pembebasannya adalah kesalahan terbesar, karena ia mulai membunuh lagi.

Korbannya adalah salah satu tamunya yang ia undang ke rumahnya. Nikola membunuh dan memotong-motong tubuh korbannya tersebut di kamar mandi.

Polisi tidak bisa memenjarakan Nikola, karena ia sudah terlanjur didiagnosa penyakit skizofrenia. Akhirnya Nikola hanya dijatuhi hukuman delapan tahun di klinik kejiwaan dan setelah itu dibebaskan kembali.

2. Pedro Lopez

k 11

Perilaku buruk Pedro dilatar belakangi karena pengalaman masa kecilnya. Ia adalah anak dari seorang PSK yang selalu berperilaku buruk terhadap Pedro. Pada usia 8 tahun, Pedro memperkosa adiknya sendiri yang pada akhirnya membuat ia diusir dari rumah.

Pedro kemudian dibawa oleh pria asing dan berujung pada tindakan sodomi terhadap Pedro berulang kali. Pedro sempat tinggal dip anti asuhan saat usia 12 tahun akan tetapi ia melarikan diri karena mendapatkan kekerasan seksual dari guru sekolahnya.

Baca Artikel Lainnya :

Saat umur 18 tahun, Pedro mulai melakukan tindakan criminal seperti mencuri mobil untuk menghidupi dirinya. Namun ia tertangkap dan masuk ke penjara. Di penjara ia mengalami kekerasan seksual kembali dari narapidana lainnya. Saat itulah ia mulai mengutuk orang-orang yang telah memperkosanya dan mulai membunuh.

Saat bebas ia menjadi tambah brutal dan kejam. Lebih dari 300 gadis di Amerika serikat yang ia perkosa kemudian ia bunuh hingga ia mendapat julukan “The Monster of the Andes”. Pada 1980 ia ditangkap akan tetapi tiga tahun kemudian ia dibebaskan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *