Ini dia Mitos Tentang Olahraga Saat Hamil  

Dalam menjaga tubuh agar tetap bugar, ibu hamil tentu tetap harus melakukan olahraga. Akan tetapi jangan sampai terjebak dengan mitos tentang olahraga berikut ini ya bunda.

Untitled

Berikut adalah beberapa mitos yang berkaitan dengan olahraga selama masa kehamilan:

  1. Tidak boleh olahraga saat hamil

Entah siapa yang pertama kali menyebutkan bahwa selama hamil bunda tidak boleh melakukan aktivitas fisik seperti olahraga. Jangan mudah percaya begitu saja ya bunda dengan pendapat ini tanpa ada alasan yang logis.

Karena dengan melakukan olahraga selama hamil maka Anda telah menjaga stamina tubuh dengan sangat baik untuk mempersiapkan masa persalinan nanti. Akan tetapi tentu porsi olahraga di saat masa kehamilan harus lebih ringan dibandingkan pada saat kondisi normal.

Untuk memulainya Anda bisa berjalan kaki rutin setiap hari selama 5 menit pada hari pertama, kemudian tambahkan lagi 5 menit pada hari berikutnya dan seterusnya Anda bisa berolahraga jalan kaki selama 30 menit sehari.

  1. Boleh berolahraga hanya sebatas pada area panggul

Ada banyak yang berpendapat jika ibu hamil hanya boleh berolahraga namun sebatas pada area panggul saja. Padahal, Anda sangat wajib untuk melatih semua anggota tubuh Anda disaat hamil mulai dari lengan tangan, kaki, hingga kepala. Hal ini untuk menjaga otot-otot tubuh tetap terlatih.

Karena pada setelah persalinan Anda kan membutuhkan kekuatan otot lengan dan otot punggung untuk menggendong. Olahraga yang perlu dihindari oleh ibu hamil adalah angkat beban. Selain itu selama hamil Anda juga tetap harus rutin melakukan konsultasi terhadapt dokter dan pelatih di pusat kebugaran.

  1. Yoga membahayakan Ibu hamil

Bila Anda seorang pemula dalam yoga, maka jangan sesekali sembarangan dalam mengikuti gerakan yoga dari video. Karena yoga memiliki gerakan-gerakan dasar yang bertahap. Bila Anda belum mengenalinya maka dikhawatirkan akan salah gerakan dan dapat mengakibatkan salah urat. Hal ini tentu hanya mitos belaka ya bunda.

Yoga sendiri memiliki banyak manfaat bila dilakukan oleh ibu hamil dengan gerakan yang benar. Bila Anda ingin mengikuti kelas yoga di saat masa kehamilan. Maka Anda bisa menghubungi instruktur yoga. Dengan begitu Anda akan tahu gerakan-gerakan yoga yang aman dilakukan saat hamil.

  1. Olahraga mengakibatkan keguguran

Sampai saat ini belum ada pnelitian yang mengatakan bahwa olahraga dapat mengakibatkan keguguran. Salah satu penyebab dari keguguran bukanlah karena olaraga akan tetapi karena melakukan kativitas fisik yang terlalu berat selama kurun waktu 7 jam dalam seminggu tanpa berhenti.

Baca Juga Lainnya :

Bagi Anda yang sedang dalam masa kehamilan disarankan untuk melakukan latihan prenatal yang dapat mengurangi gejala gangguan kehamilan seperti nyeri punggung yang sudah pasti sering dialami ibu hamil. Selain olahraga, imbangi juga kebutuhan asupan tubuh dengan makanan bergizi dan kaya serat.

Nah bunda, itulah beberapa mitos tentang olahraga di saat hamil yang tidak perlu dipercaya.

Loading...

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *