Ini Dia Sejarah Revolusi Amerika

Ini Dia Sejarah Revolusi Amerika – Perang Revolusi Amerika dikenal juga sebagai Perang Kemerdekaan Amerika.

Perang ini terjadi antara para pendukung revolusi 13 koloni Britaia di Amerika utara dengan Britania Raya.

Untitled

Ke-13 koloni yang terlibat adalah koloni Massachussetts, koloni Hampshire, koloni Rhode Island, koloni New York, koloni Delaware, koloni Connecticut, koloni New Jersey, koloni Maryland, koloni Pennsylvania, koloni South Carolina, koloni Virginia dan koloni Georgia.

Perang yang kemudian semakin meluas hingga ke luar Amerika Utara Britania atau British North Amerika ini justru berakhir dengan penghapusan kekuasaan Britania terhadap 13 koloni tersebut hingga terbentuk negara yang saat ini dikenal sebagai Amerika Serikat.

Istilah Perang Revolusi (Revolusi Amerika) ering pula digunakan untuk merujuk ke peristiwa-peristiwa ini.

Meskipun untuk yang terakhir juga termasuk pada perkembangan politik sekaligus sosial sebelum maupun sesudah perang tersebut terjadi.

Latar belakang terjadinya perang itu sendiri adalah karena dari Perang Tujuh Tahun antara Perancis dan Britania Raya tahun 1756-1763 yang memperebutkan Quebec (dimenangkan oleh Britania).

Pada 1756 M, Inggris menerapkan beragam undang-undang yang dinilai sangat memberatkan beberapa koloni layaknya Stamp Act (bea materai), Tea act (pajak teh) dan Townshend Act (pajak impor).

Hingga para koloni tersebut menentang, semboyan mereka “no taxation without representation” (tidak ada pajak tanpa perwakilan). Koloni-koloni tersebut menuntut agar mereka mendapatkan perwakilan di parlemen Inggris.

Sons of Liberty yang dipimpin Samuel Adams menjadi penentang yang diklaim paling radikal. Di tahun 1773 mereka bahkan meletupkan aksi “The Boston Tea Party” sebagai pemicu terjadinya perang kemerdekaan di Amerika.

Selama perang berlangsung, para politisi di Amerika dari 13 koloni kemudian mengadakan pertemuan sekaligus membicarakan masa depan Amerika.

Baca Artikel Lainnya :

Pernyataan kemerdekaan tersebut kemudian diberi nama “Declaration Of Independence” oleh Thomas Jefferson.

Declaration Of Independence ditandatangani oleh 56 orang politisi dari 13 koloni, kemudian dibacakan di Philadelphia pada tanggal 4 Juli 1776. Deklarasi itu secara tegas menyatakan adanya pemisahan diri. Koloni-koloni Inggris dan Amerika menjunjung tinggi hak-hak dasar manusia.

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *