Inilah Penjelasan Secara Ilmiah Tentang Penampakan Hantu

Cerita tentang fenomena penampakan hantu sudah ada sejak lama dan terus menarik perhatian banyak pihak. Sebagaimana kemunculan hantu menjadi sesuatu yang tidak bisa dijelaskan banyak orang, masih ada beberapa orang yang mencoba menjelaskannya secara ilmiah.

j 57

Kemungkinan beberapa penjelasan ilmiah ini bisa membantu Anda dalam menjelaskan adanya fenomena hantu dengan cara lebih verbal.

  • Lelucon

Hantu adalah hal yang tidak bisa dibuktikan tapi dipercaya banyak orang. Menyadari hal ini tidak sedikit orang yang mencari keuntungan dari adanya fenomena itu, baik alasan lelucon semata maupun pamor.

Di saat melakukan investigasi penampakan hantu, maka hal pertama yang perlu dipertimbangkan adalah fenomena yang nyatanya sama sekali tidak berhubungan dengan paranormal.

Kemungkinan laporan dari penampakan hantu terjadi akibat tindakan anggota keluarga maupun orang yang berusaha membuat satu lelucon atau ingin menjual cerita itu.

  • Kesalahan otak

Umumnya orang-orang yang menyaksikan penampakan hantu memiliki wujud yang menjadikan mereka ketakutan. Seorang peneliti senior komite penyelidikan skeptis, Joe Nickell mengungkapkan bahwa hal ini terjadi karena beragam faktor.

Salah satunya adalah gangguan pikiran, kelelahan, kurang tidur maupun Temporal Lobe Epilepsy. Saat otak lelah dan tidak fokus, dengan sendirinya berusaha mengisi beragam informasi yang ada di sekitar dengan informasi visual secara tidak lengkap untuk waktu yang singkat.

  • Titik dingin

Ketika menjelajahi suatu tempat saat malam hari, udara akan terasa menjadi semakin dingin secara tiba-tiba. Namun saat Anda berjalan menuju arah lain, temperatur itu menjadi normal lagi.

Ahli paranormal telah menyebutkan ini adalah cold spot/ titik dingin. Menurut mereka ini terjadi sebab hantu mengambil energi yang ada di sekitar, termasuk juga panas udara.

Baca Artikel Lainnya :

Titik dingin terjadi sebab udara dingin yang memasuki ruangan melalui ventilasi rumah ataupun jendela. Meskipun sebuah ruangan ditutup rapat, semua objek memiliki temperaturnya masing-masing dan juga beberapa permukaan lebih panas daripada yang lain.

Guna menstabilkan temperatur ruangan, semua objek melepaskan panas dalam sebuah proses (konveksi). Udara panas naik ke tempat tinggi serta udara turun pada tempat rendah, menyebabkan rasa dingin pada kulit manusia.

Loading…

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *