Jalan-Jalan Ke Tokyo Untuk Mengunjungi Kuil Megah Sensoji Asakusa Yang Menjadi Incaran Turis Asing

Jalan-Jalan Ke Tokyo Untuk Mengunjungi Kuil Megah Sensoji Asakusa Yang Menjadi Incaran Turis Asing  – Dinding kuil dihiasi oleh berbagai pahatan bergaya geometris, bunga, penunggang kuda, gajah, aktivitas berburu di hutan dan juga ketiga wujud sang Dewa Buddha yang diposisikan sedemikian rupa untuk tujuan menangkap sinar matahari di waktu pagi, siang, dan senja.

pengebang

Kuil Megah Sensoji Asakusa

Sensoji Asakusa adalah nama dari kuil paling megah dan begitu populer di kota Tokyo. Saking indahnya pesona alam di sekitar kulit, dijamin anda tidak akan merasa lelah untuk menjelajahi kuil selama berjam – jam perjalanan liburan anda ke kota Tokyo.

” Ini adalah kuil Buddha. Tetapi di Jepang, ada dua hal yang menjadi sumber moral utama, Buddha dan Shinto, ajaran asli dari Jepang, ” kata Oka, seorang pemandu wisata lokal dari Tokyo kepada para turis ketika berkunjung ke Sensoji Temple, Ashakusa, di Tokyo.

Jika ada satu kuil yang menggabungkan dua ajaran aliran kepercayaan di Jepang maka anda pasti akan teringat dengan kuil yang satu ini, wajib dikunjungi ketika anda berlibur ke Tokyo, karena di tempat ini anda banyak menjumpai budaya asli orang Jepang berpadu dengan budaya negara tetangga seperti China atau India dan beberapa negara Eropa.

Maka itulah, kuil Sensoji Asakusa dibangun dengan latarbelakang arsitektur bergaya Jepang kuno yang berdiri megah dalam nuansa panorama kecanggihan kota Tokyo yang membuat siapapun memandangnya akan terpana.

Anda akan merasakan aura spiritual dan kemegahan kuil Sensoji merasuk ke dalam jiwa dan raga para pengunjung sejak memasuki gerbang utama kuil.

Jarak antara pintu gerbang utama kuil dengan bangunan pendamping menuju ke bangunan utama kuil dipenuhi oleh bangunan-bangunan kecil untuk tempat para pedagang suvenir menjajakan oleh-oleh khas kuil ini yaitu berupa patung-patung Buddha dalam beragam ukuran dan bahan serta posisi, patung hewan-hewan kesayangan seperti kuda, kucing, atau burung, lilin dan dupa serta buket bunga untuk sembahyang bagi turis lokal, boneka Kokeshi dari berbagai bahan dan ukuran, edo furin untuk hiasan gantung pohon Natal, daruma, hingga cemilan khas Jepang.

Apa yang selanjutnya anda lakukan setelah usai mengunjungi area kuil utama ?

Kota Tokyo paling banyak dikunjungi oleh turis asing ketika musim dingin berakhir, dimana udara luar hanya menyisakan kehangatan udara di musim semi yang lembut menusuk tulang yaitu bersuhu 8 derajat Celcius.

Disarankan anda tetap mengenakan baju dan topi hangat serta sarung tangan membalut sekujur tubuh agar badan merasa lebih nyaman. Hindari menyewa sepeda untuk keliling taman kuil, disarankan memilih berjalan kaki saja agar ada kalori yang terbakar di dalam tubuh sehingga membuat suhu tubuh tetap panas.

Menjelang sore tiba, para pengunjung kuil harus segera meninggalkan kuil dan taman di sekitarnya, mereka dituntun oleh masing-masing dari tour guidenya untuk keluar dari area objek wisata melalui pintu gerbang Kaminarimon (pintu gerbang petir) menuju gerbang keluar kuil utama yang dinamai Hozomon.

Jarak yang ditempuh lumayan jauh dari jalan raya utama yaitu sekitar 200-an meter namun trik ini lumayan dilakukan untuk menghangatkan badan.

Foto Kenangan Selama Jalan – Jalan Ke Kuil Sensoji

Selain menikmati wisata spiritual di dalam kuil megah Sensoji Asakusa Tokyo, anda juga bisa melakukan objek wisata lainnya di sini yaitu membuat foto kenang – kenangan.

Di beberapa salon dekat dengan taman kuil, mereka menyewakan baju tradisional orang Jepang asli beserta cara berdandan dan asesori yang menyertainya, kimono atau yukata.

Banyak para pelancong terutama turis Eropa yang suka menyewa baju tradisional Jepang dan mengenakannya selama berlibur di kawasan kuil. Tarif yang dikenakan per orang tidak terlalu mahal yaitu sekitar 700.000 rupiah saja / 5 jam.

Baca Artikel Lainnya :

Sehingga diharapkan, siapa saja sehabis berkeliling di kuil megah Sensoji Asakusa, kota Tokyo, bisa membuat foto – foto kenangan berlatarbelakang huruf kanji yang dilukis pada pintu utama bangunan khas Jepang yang unik berada di sekitar kawasan wisata kuil.

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *