Jenis dan Macam Tanah Gambut yang Ada di Indonesia

Di berbagai belahan dunia memiliki jenis tanaman yang beragam begitu juga dengan fauna yang ada di dalamnya, hal ini jugalah yang menyebabkan perbedaan dalam ekosistem yang ada, salah satunya adalah dalam jenis tanah di dalamnya. Lahan-lahan yang ada di bumi memang tak semuanya cocok untuk ditanami segala macam tumbuhan, menyesuaikan dengan keberadaan unsur hara dan juga cuaca. Salah satu jenis tanah yang sangat bagus untuk ditanami berbagai macam tumbuhan adalah tanah gambut, mungkin anda sudah sering kali menjumpai jenis tanah yang satu ini.

1

Tanah gambut merupakan tanah yang berasal dari akumulasi sisa-sisa tumbuhan yang sudah setengah membusuk sehingga kaya akan berbagai macam unsur hara. Kebanyakan tanah yang satu ini terbentuk di daerah yang berair, salah satunya adalah di Inggris. Lahan-lahan gambut yang ada di dunia sendiri di kenal dengan berbagai macam nama mulai dari bog, moor, muskeg dan yang lainnya. kandungan bahan organik yang cukup tinggi membuat tanah gambut juga dikenal sebagai tanah untuk sumber energi, karena memang berbagai macam tumbuhan bisa dengan mudah hidup pada tanah yang satu ini.

Tanah gambut sendiri bisa terbentuk saat bagian-bagian dari tumbuhan baik itu akar, batang, daun dan yang lainnya luruh dan membusuk, namun proses pembusukan tersebut terhambat oleh lingkungan atau organisme yang lain sehingga hanya setengah jalan atau dikenal dengan setengah membusuk. Tanah dikatakan sebagai tanah gambut jika kadar bahan organik yang ada di dalamnya melebihi angka 30%, jumlah yang tentunya sangat besar untuk sebuah tanah, tak heran jika berbagai macam tanaman bisa dengan mudah tumbuh dan berkembang jika ditanam pada tanah ini.

Di Indonesia sendiri lahan gambut kebanyakan adalah berada di pulau Sumatera, yang perkiraanya ada 7 sampai dengan 10 hektar, lahan tersebut nantinya dibagi lagi dalam dua jenis berdasarkan kondisi dan juga sifatnya, yaitu:

  1. Gambut topogen, merupakan lapisan tanah gambut yang terbentuk karena genangan air terhambat oleh drainase pada tanah cekung yang berada di belakang pantai, pedalaman atau pegunungan, sangat subur dengan air yang tak terlalu asam, kaya akan unsur hara dan berbagai macam mineral.
  2. Gambut ombrogen, jenis yang satu ini merupakan yang paling banyak dijumpai di dunia, merupakan tanah gambut yang pada awalnya merupakan gambut topogen, namun usianya lebih tua sehingga kemudian membentuk gambut ombrogen, dibandingkan dengan topogen kandungan unsur hara yang ada di dalamnya jauh lebih sedikit atau terbatas, biasanya berada di wilayah yang tak jauh dari pantai dan juga daerah di sepanjang aliran sungai.

Tanah gambut memang menjadi yang paling subur untuk ditanami berbagai macam tumbuhan, namun keberadaannya juga sangat terbatas.

Baca Artikel Lainnya :

Loading...

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *