Jenis Hama Dan Penyakit Yang Sering Menyerang Jahe

Jenis Hama Dan Penyakit Yang Sering Menyerang Jahe ā€“ Tanaman jahe merupakan salah satu jenis tanaman rempah yang cukup digemari. Disamping banyak manfaatnya bagi kesehatan, jenis tanaman ini juga sering digunakan sebagai bahan untuk membuat berbagai macam makanan.

4

Tanaman jahe ini juga diminati oleh para petani atau pembudidaya karena mudah untuk dibudaya dan profitnya terbilang lumayan tinggi. Di Indonesia sendiri, tanaman jahe dapat tumbuh dengan subur hampir di seluruh wilayahnya. Tanaman jahe ini bisa dibilang tanaman yang tahan banting terhadap perubahan cuaca yang sering terjadi.

Namun ada satu kendala yang biasa dialami oleh para petani atau pembudidaya tanaman jahe, yakni masalah hama ataupun penyakit. Ada beberapa jenis hama yang sering menyerang jahe sehingga menyebabkan pertumbuhan jahe terhambat, bahkan mati.

Berikut beberapa jenis hama atau penyakit yang biasa menyerang tanaman jahe.

  1. Tanaman Liar (Gulma)

Salah satu jenis hama jahe adalah organisme tanaman pengganggu atau yang biasa dikenal dengan singkatan OTP. OTP ini biasa berupa tanaman liar atau gulma yang tumbuh di sekitar tanaman jahe, seperti rumput-rumput liar dan babadotan. Untuk mengatasi jenis hama ini terbilang mudah, hanya tinggal rutin melakukan penyiangan tanaman jahe.

Selain itu pola tanam menggunakan polybag juga akan menekan pertumbuhan hama tanaman liar. Penanggulangan hama tanaman liar ini juga bisa dilakukan dengan menggunakan bantuan obat anti gulma yang bisa didapat di toko-toko pertanian

  1. Penyakit Layu Bakteri

Selain karena hama tanaman liar, ada satu jenis penyakit yang biasanya menyerang tanaman jahe, yakni penyakit layu bakteri. Penyakit yang memiliki nama lain Ralstonia solanacearum ini biasa menyerang jahe yang tumbuh di wilayah tropis sampao dengan sub tropis dengan keadaan lembab.

Penyakit ini sangat ditakuti karena berpotensi mengurangi hasil panen rimpang jahe hingga mencapai 70 persen. Tak heran berbagai macam upaya dilakukan untuk menangani penyakit yang satu ini. Penyakit layu bakteri dapat dikenali dari warna daun jahe yang semakin lama semakin menguning dan menggulung. Penguningan daun dimulai dari ujung daun hingga mencapai pangkal.

Penyakit ini biasanya menyerang tanaman jahe yang sudah berumur 3 sampai dengan 4 bulan. Penyakit ini menyebabkan kerusakan pada jaringan sel tanaman. Tak heran jika tanaman yang sudah terkena penyakit layu bakteri maka akan membusuk.

Penyebab dari penyakit layu bakteri adalah patogen R. Solanacearum. Bakteri tersebut dapat berkembang dengan sangat cepat sehingga menimbulkan efek yang drastis kepada tanaman yang diserangnya. Tanaman yang menjadi inang bakteri ini sebenarnya tidak hanya jahe saja, namun beberapa jenis tanaman rimpang yang lainnya juga.

  1. Busuk Rimpang

Selain penyakit layu bakteri, penyakit busuk rimpang juga biasa menyerang tanaman jahe. Sebenarnya busuk rimpang ini tak hanya menyerang tanaman jahe, namun juga bisa menyerang tanaman lain termasuk kelapa sawit.

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *