Kebakaran Hutan di Indonesia, Salah Siapa?

Kebakaran Hutan di Indonesia, Salah Siapa? – Indonesia, lebih tepatnya hutan di negara ini, mendapatkan julukan paru-paru dunia. Namun julukan tersebut mungkin tidak lagi berlaku di tahun-tahun mendatang, apalagi jika hutan-hutan di sini terus berkurang setiap tahunnya. Penyebabnya? Alasan utama yang terlintas di pikiran orang biasanya adalah penebangan liar. Tetapi sebenarnya hal yang lebih merusak hutan di Indonesia adalah kebakaran hutan.

a

Akibat kebakaran hutan

Kebakaran hutan di Indonesia sudah mencapai tingkat yang sangat parah. Sejak tahun 2014 saja, ada lebih dari 3.000 titik api di Pulau Sumatera. Hal ini jelas berdampak buruk bagi Indonesia, karena:

  • Merusak habitat hewan

Hewan-hewan di dalam hutan kehilangan tempat tinggalnya dan terpaksa menuju pemukiman, dan sebagian lagi tewas di dalam kebakaran.

  • Polusi

Emisi gas karbon yang dihasilkan asap semakin membuat ozon bertambah tipis.

  • Kehilangan bahan baku

Industri sangat bergantung pada pepohonan. Jika hal ini terus berlangsung, Indonesia akan kehilangan sumber dayanya.

  • Banjir dan longsor

Akar berguna demi memperkuat tanah dan menyerap air hujan. Bila lahan gundul, banjir bandang dan longsor pun terjadi.

Apa penyebabnya?

Kebakaran hutan setiap tahunnya seakan menjadi lingkaran setan yang tidak pernah berakhir. Inilah beberapa alasan kenapa seringnya terjadi kebakaran hutan di negara ini:

  • Musim kemarau

Musim kering pada bulan April-September merupakan salah satu penyebab kenapa kebakaran sering terjadi. Sedikit saja ceroboh, terbakarlah hutan.

  • Untuk lahan perkebunan

Hal inilah sebenarnya sering terjadi, hutan yang dibakar untuk membuka lahan baru. Biasanya digunakan untuk perkebunan kelapa sawit.

Agen Poker
  • Kecerobohan

Berkaitan erat dengan penyebab pertama. Jika di musim kering tersebut ada yang membuat api sembarangan atau membuang puntung rokok, habislah hutan.

  • Sambaran petir

Petir yang menyambar hutan kering bisa menyebabkan kebakaran cukup dahsyat.

Adakah cara menanganinya?

Kebakaran hutan sebenarnya bisa dicegah, apalagi jika warga setempat juga ikut ambil bagian dalam pengawasannya. Berikut yang bisa dilakukan:

  1. Membangun menara pengawas

Ada beberapa tempat yang menjadi langganan kebakaran hutan. Di tempat seperti ini, menara pengawasan harus dibangun.

  1. Pemotretan citra rutin

Melakukan pemotretan citra yang dilakukan dari udara akan mempermudah pengawasan terhadap titik-titik api di daerah yang rawan.

  1. Menangkap pelaku

Bagi kebakaran yang terjadi karena tangan manusia, maka jalan utama adalah dengan menangkap pelakunya. Selain itu mediasi antara perusahaan dan warga sekitar juga harus dilakukan.

  1. Patroli

Patroli yang bertugas mengawasi jika terjadi tanda-tanda rawan, ditambah dengan mobil pemadam khusus untuk menanggulangi kebakaran hutan harus disediakan.

Sayangnya, kebakaran hutan yang terjadi di Indonesia, terutama yang berada di daerah Sumatra dan Kalimantan, biasanya terjadi karena tangan-tangan manusia. Entah karena perusahaan yang ingin membuka lahan baru, atau karena warga ingin membalas dendam karena sengketa dengan perusahaan. Hal yang jelas adalah, dari semua ini, yang menjadi korban adalah hutan itu sendiri.

Baca Artikel Lainnya :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *