Keluarga Berikut Ini Hidup Tak Lazim

Keluarga Berikut Ini Hidup Tak Lazim – Keluarga merupakan rumah bagi setiap insan di dunia. Sebisa mungkin mereka membangun suasana nyaman dalam keluarga. Suasana yang selalu dirindu setiap kemanapun pergi.

Pada setiap keluarga mempunyai caranya tersendiri untuk membangun kenyamanan. Bukan hanya itu saja peraturan pun sering kali di bangun untuk mendisiplinkan anggota keluarga.

Bahkan ada yang membuat peraturan yang terkadang membuat kita merasa tak wajar. Berikut adalah beberapa kehidupan keluarga yang hidup tak lazim

Dilarang keluar rumah seumur hidup

Untitled

Tujuh orang kakak beradik yang tumbuh dan tinggal di New York, Amerika Serikat ini tidak pernah sama sekali hidup bebas. Sejak kecil sampai mereka dewasa tidak pernah diizinkan oleh ayahnya keluar rumah.

Sang ayah merasa khawatir hidup anak-anaknya akan tercemar oleh lingkungan luar. Mereka hanya dapat menikmati dunia luar melalui televisi.

Sampai pada akhirnya ada seorang produser film bernama Crystal Moselle mengangkat kisah hidup Angulo bersaudara dalam film dokumenter berjudul Wolpack.

Membuat Ketujuh kakak beradik ini tidak pernah bersosialisasi dengan lingkungan sekitar, mereka hanya belajar didalam rumah dan melihat dunia melalui jendela yang di sebut film. Mereka adalah anak-anak yang memiliki rasa ingin tahu tinggi.

Pada akhirnya Angulo bersaudara dapat menjelajah dunia luar kecuali satu dari mereka yaitu Visnu, yang memiliki kebutuhan khusus.

Keluarga yang hidup tanpa plastik

Untitled

Dalam kehidupan sehari-hari kita tidak akan lepas dari penggunaan plastik. Apakah anda dapat membayangkan kehidupan anda jauh dari plastik?

Terdengar sangat aneh dan mustahil. Tetapi sebuah keluarga di Astria mampu melakukannya. Berawal dari pertanyaan anaknya mengenai sampah yang ada di pantai tempat mereka berlibur.

Baca Artikel Lainnya :

Hal tersebut membuat Sandra berfikir bagaimana dampak yang terjadi dari penggunaan plastik yang berlebihan pada kehidupan. Menurut Sandra selama masih menggunakan produk plastik, maka ia turut menjadi penyumbang kerusakan lingkungan.

Kemudian ia mulai memutuskan untuk hidup tanda produk pastik. Hal ini pun di terapkan pada keluarganya. Setelah ia berhasil menyingkirkan plastik dari keluarga dan kehidupannya, kini ia sedang mencari cara alternatif untuk bisa menggantikan plastik dirumahnya.

Hal ini dirasakan sulit oleh Sandra dan keluarga namun ini merupakan salah satu cara untuk menghemat uang untuk belanja.

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *