Kemuliaan, Keutamaan dan Keteladanan yang Dicontohkan Aisyah

Kemuliaan, Keutamaan dan Keteladanan yang Dicontohkan Aisyah – Aisyah merupakan Ummul Mukminin Ummu Abdillah Aisyah binti Abu Bakar serta salah satu istri tercinta Rasulullah SAW.

Setelah empat tahun Muhammad diangkat menjadi seorang Nabi (Rasul), beliau baru terlahir. Beliau menikah dengan Rasulullah SAW  dua tahun sebelum Rasulullah hijrah melalui sebuah ikatan suci sehingga  mengukuhkan gelar Aisyah menjadi ummul mukminin, ketika itu  umur Aisyah baru berumur enam tahun.

Untitled2

Rasulullah SAW membangun bahtera rumah tangga beliau setelah berhijrah yaitu pada bulan Syawwal tahun ke-2 Hijriah dan aisyah berumur sembilan tahun.

Rasulullah SAW  menikahi Aisyah pasca meninggalnya Khadijah (istri Rasulullah) ketika umurnya 6 (enam) tahun dan dipertemukan dengan Rasulullah pada umur sembilan tahun.  Ketika Rasulullah SAW meninggal, Aisyah baru berumur 18 tahun.

Aisyah dipanggil dengan “Humaira” karena merupakan seorang wanita yang berparas cantik. Selain berparas cantik beliau juga dikenal karena kecerdasannya.

Allah SWT telah mempersiapkan Aisyah sebagai pendamping Rasulullah SAW yang menjadi penyejuk mata dan pelipur lara bagi Rasulullah SAW dalam perjalan dakwah dan mengemban risalah yang diberikan oleh Allah SWT.

Ketika itu Jibril memperlihatkan kepada Rasulullah SAW  secarik kain sutra berwarna hijau dengan gambar Aisyah sambil berkata: Aisyah adalah calon istrimu kelak, di dunia dan di akhirat (HR. At-Tirmidzi 3880)

Keutamaan-keutamaan yang dimiliki Aisyah sangat banyak sekali, Rasulullah pernah mengatakannya dan bersabda:  Orang yang mulia dari kalangan laki-laki banyak, namun yang mulia dari kalangan wanita hanyalah Maryam binti Imron dan Asiyah istri Fir’aun, dan keutamaan Aisyah atas semua wanita sepeerti keutamaan tsarid atas segala makanan (HR. Bukhari  dan Muslim).

Adapun kemuliaan-kemuliaan Aisyah adalah

  • Aisyah merupakan satu-satunya istri Rasullah SAW yang dinikahi tatkala gadis, istri yang lainnya dinikahi tatkala janda.
  • Aisyah merupakan istri yang paling dicintai oleh Rasulullah SAW dibandingkan istri lainnya
  • Beliau merupakan wanita yang paling alim dibanding dengan wanita lainnya.
  • Apabila para pembesar dan sahabat menjumpai ketidakpahaman dalam masalah agama mereka datang dan menanyakannya kepada Aisyah.
  • Aisyah merupakan seoarang wanita pertama yang setia, beliau tetap bersama Rasulullah SAW bagaimanapun kondisi beliau. Kemudian diikuti oleh istri-istri Rasulullah lainnya.
  • Syari’at tayammum disyari’atkan oleh Aisyah tatkala manusia mencarikan kalungnya yang hilang, hingga datang waktu Shalat namun mereka tidak menjumpai air.
  • Beliau merupakan wanita yang dibela kesuciannya dari langit ketujuh.
  • Barang siapa yang menuduh Aisyah telah berzina maka dia termasuk orang-orang kafir karena Al-Quran telah turun dan didalamnya telah menyucikan dirinya
  • Allah mensyari’atkan hukuman cambuk bagi orang yang menuduh wanita berzina tanpa adanya bukti yang dibenarkan oleh syari’at.
  • Rasulullah SAW wafat dalam dekapan Aisyah.

Beberapa teladan beliau yang perlu kita contoh adalah:

  • Seorang istri yang baik akan setia kepada suaminya sehingga perlakuan baikseorang istri dapat membekas pada diri suami sehingga dapat menjadi kebanggaan tersendiri bagi seorang suami dan akan dikenang sampai ajal menjemputnya.
  • Hendaklah para wanita menjaga kesuciannya, tidak boleh diperuntukkan kecuali kepada yang berhak atas dirinya
  • Keshalihan suami merupakan contoh bagi istrinya sehingga istrinya dapat mencontoh suri tauladan yang baik dari suaminya untuk membina keluarga dan membimbing anaknya agar menjadi anak yang shaleh dan shalehah.

Semoga keutamaan, kemuliaan dan teladan Aisyah ada pada diri kita sehingga bisa menjadi istri yang shalehah untuk menuju surgaNya kelak.

Baca Artikel Lainnya :

Loading...

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *