Kenali Bahan Pangan Pencegah Penyakit Berbahaya

Kenali Bahan Pangan Pencegah Penyakit Berbahaya – Penyakit berbahaya saat ini banyak diderita oleh banyak orang yang menerapkan gaya modern.

Untitled

Perilaku konsumtif dengan memakan makanan yang tidak sehat dan melupakan makanan bergizi membuat penyakit berbahaya seperti diabetes, jantung, dan kanker menjadi hal yang biasa diidap oleh manusia.

Penyebabnya sebenarnya sangat sederhana, kurangnya kepedulian manusia akan konsumsi makanan yang baik dan kurangnya pengenalan pengolahan makanan yang baik merupakan kunci berbagai masalah tersebut.

Penelitian terbaru saat ini mengungkapkan bahwa konsumsi makanan utuh mampu menjaga seseorang dari penyakit berbahaya tersebut. Makanan yang rendah olahan dipercaya mengandung kandungan gizi yang utuh dan rendah akan kandungan gula.

Sebenarnya sejak lama WHO telah mengingatkan bahwa kanker sebenarnya dapat dicegah dengan mudah, asalkan masyarakat dunia dapat tetap aware terhadap apa yang dia konsumsi. Program diet dan menambah aktivitas fisik melalui olahraga menjadi cara yang tepat dalam mencegah penyakit mematikan ini.

Bayangkan saja dengan rutin berolahraga dan mengatur pola makan sehat dan bergizi, seseorang mampu terhindar dari resiko jantung hingga 80%, kanker hingga 35%, dan bahkan diabetes hingga 90 %.

Bayangkan saja dari 100 orang berpotensi diabetes, hanya 10 orang yang mengidap penyakit tersebut dan semakin banyak orang yang akan terselamatkan dari berbagai penyakit mematikan lainnya. Apalagi penyakit kanker yang belakangan ini menjadi momok menakutkan bagi setiap orang dan hampir 90% seseorang yang mengidap kanker pastinya akan mengalami kematian.

Kunci penting selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah mengonsumsi bahan makanan utuh. Utuh memiliki arti bahwa makanan tersebut diminimalkan proses pengolahan pasca panennya. Misalnya saja mencegah penghilangan kulit ari, memurnikannya, ataupun proses lainnya yang mengubah sifat fisik dan kimia zat makanan tersebut.

Baca Artikel Lainnya :

Hal ini sangat sederhana dan dapat dilakukan oleh setiap orang. Misalnya saja masyarakat harus memilih beras bekatul yang masih dibalut dengan kulitnya daripada beras putih, ataupun lebih memilih jagung dibandingkan mengonsumsi tepung maizena.

Cara sederhana ini cenderung sangat efektif mengingat kandungan kimia dan fisik yang berubah akibat pengolahan zat makanan tersebut.

Zat makanan yang telah diolah justru akan merubah sifat karbohidrat dalam zat makanan yang menyebabkan zat gula dalam makanan bisa cepat diserap oleh tubuh. Hal ini akan berimbas pada meningkatnya gula dalam darah dan berujung pada meningkatnya resiko terkena diabetes.

Loading...

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *