Kenali Fakta-Fakta Ini Agar Lebih Cepat Hamil

Kenali Fakta-Fakta Ini Agar Lebih Cepat Hamil – Apakah Anda telah siap dan ingin segera bisa hamil? Walaupun mitos kehamilan banyak beredar, namun memang ada beberapa fakta-fakta dan tips-tips yang harus atau sebaiknya tidak Anda lakukan untuk meningkatkan kesempatan lebih cepat hemal.

Nah, di bawah ini adalah fakta-fakta yang telah disetujui para ahli dan yang wajib dikenali jika Anda ingin lebih cepat hamil.

Pahami siklus Anda.

Seberapa paham Anda mengenai siklus menstruasi Anda sendiri? Pengetahuan mendalam akan membantu Anda mengenali kapan masa-masa Anda paling subur. Ovulasi adalah waktu terbaik untuk hamil, inilah fase dimana Anda disarankan fokus berinteraksi seksual agar segera hamil.

Sadari tanda-tanda ovulasi, seperti perubahan pada lendir serviks. Biasanya lendir ini berubah menjadi licin dan tipis pada saat Anda paling subur. Beberapa wanita juga bisa jadi merasakan kesakitan.

Alat prediksi ovulasi juga bisa membantu memprediksi waktu terbaik untuk hamil, terutama bagi pasangan yang tidak terlalu sering berhubungan seksual. Wanita yang memiliki siklus 28 hari cenderung berovulasi pada hari ke 14. Namun, banyak wanita memiliki siklus yang lebih panjang atau pendek.

Jika Anda menggunakan pil KB, Anda bisa mencoba berhubungan agar hamil segera setelah berhenti mengkonsumsinya. Dulu, banyak orang berpikir bahwa kita harus menunggu beberapa saat setelah menghentikan konsumsi pil KB sebelum bisa mencoba hamil, namun jhal ini tidak lagi benar.

Posisi tidak menentukan keberhasilan.

Banyak mitos berkata bahwa ada beberapa posisi seks terbaik yang menentukan cepat tidaknya seorang wanita berhasil baik, namun ini hanyalah sebuah mitos. Tidak pernah benar-benar ada bukti ilmiah yang mengatakan bahwa sebuah posisi lebih baik dibanding posisi lain ketika berbicara mengenai memaksimalkan kesempatan memiliki anak.

Sangat jarang, serviks wanita berada pada posisi tak biasa sehingga posisi seks tertentu bisa menimbulkan perbedaan. Namun, beberapa posisi seks yang melawan gravitasi, seperti duduk atau berdiri, bisa menghalangi sperma mengalir ke atas. Namun, ini hanyalah masalah gravitasi.

Mencoba terlalu sering tidak pastikan keberhasilan.

Berhubungan badan setiap hari selama ovulasi tidak selalu meningkatkan kesempatan hamil. Sperma bisa hidup setelah 72 hari setelah ejakulasi. Sehingga, saran terbaik adalah untuk berhubungan secara rutin- selama ovulasi atau tidak.

Tentang sperma, perlu diketahui bahwa mengenakan pakaian ketat bisa mempengaruhi sperma secara negatif. Begitu pula dengan menghabiskan terlalu banyak waktu di hot tub atau jacuzzi. Selain itu, kebiasaan mengkonsumsi makanan berbasis kacang kedelai juga bisa mengurangi konsentrasi sperma pada pria.

Stess bisa mengurangi kesempatan Anda.

Cobalah untuk tidak merasa tertekan dalam hal memulai keluarga baru itu. Mungkin memang terdengar klise jika seseorang berkata pada Anda, “Santai saja, nanti juga kejadian sendiri.” Namun, stress bisa menginterferensi ovulasi. Sehingga semakin santai Anda, semakin baik hasilnya.

Apapun yang menghilangkan stress Anda bisa dilakukan, asalkan hal itu sehat. Ada beberapa bukti bahwa akupunktur bisa membantu mengurangi stress dan meningkatkan kesempatan Anda untuk lebih cepat hamil. Sehingga jika Anda menikmatinya, mungkin bisa jadi pilihan.

Hidup sehat itu penting.

Berolahraga adalah kebiasaan yang baik. Namun, berolahraga terlalu keras bisa menyebabkan Anda tidak berovulasi. Definisi terlalu keras atau terlalu banyak ini berbeda pada tiap wanita. Jika Anda olahragawati tingkat berat namun siklus menstruasi Anda masih teratur, maka tidak ada masalah. Namun, ini bukan dampak paling kentara. Jika Anda berolahraga terlalu keras, hal pertama yang terjadi adalah setengah kedua periode menstruasi Anda menjadi lebih pendek. Seharusnya, Anda harus memiliki periode 14 hari setelah berovulasi, namun terlalu banyak olahraga bisa memperpendek fase ini.

Beberapa ahli menyarankan olahraga dua setengah jam tiap minggu. Berhenti merokok juga bisa meningkatkan kesempatan Anda lebih cepat hamil. Pasalnya, merokok menurunkan tingkat fertilitas.

Baca Juga :

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *