Kisah Beberapa Orang Yang Selamat dari Kecelakaan Pesawat

Mukjizat ataupun keajaiban selalu terjadi di luar logika manusia. Demikian halnya dengan kecelakaan, bencana maupun musibah, manusia tidak memiliki kuasa menghindarinya.

Tetapi bagaimanapun maut itu terjadi dan mengancam jiwa manusia, nyatanya jika Tuhan belum menghendaki manusia itu mati, dia masih tetap akan hidup.

Berikut merupakan beberapa korban yang pernah selamat dari tragedi kecelakaan pesawat berbagai penjuru dunia. Hanya ada segelintir orang yang mampu melewati kecelakaan dahsyat seperti itu dan mereka adalah satu-satunya yang masih selamat ketika yang lain sudah kehilangan nyawanya.

  • Bakari

g 45

Setelah pesawat yang ditumpanginya jatuh ke Samudera Hindia (lepas pantai Kepulauan Komoro) di tahun 2009, Bakari menempelkan tubuhnya ke sepotong rongsokan pesawat dalam waktu lebih dari 9 jam tanpa bantuan pelampung.

Saat itu usianya masih 13 tahun dan diantara 152 korban tewas, salah satunya adalah ibu Bakari.

  • Cecelia Cichan

g 46

Usianya baru 4 tahun saat Cecelia Cichan menjadi penumpang satu-satunya yang berhasil selamat dari tragedi kecelakaan pesawat Detroit, Amerika Serikat (1987).

Tercatat 154 penumpang beserta awak yang tewas dari insiden tersebut. Bahkan termasuk keluarga terdekat, kakak dan orang tua Cecelia Cichan.

Tim penyelamat berhasil menemukan Cichan masih bertahan hidup di bawah sebuah kursi, tidak jauh dari mayat keluarganya. Ketika dewasa Cichan memiliki tato pesawat pada  pergelangan tangan kirinya sebagai kenangan atas tragedi yang tidak mungkin terlupakan itu.

  • Jim Polehinke

g 47

Jim Polehinke adalah kopilot sebuah maskapai penerbangan yang bertugas di ruang kontrol 2006 silam saat terjadi kecelakaan pesawat jet yang lepas landas dari Lexington.

Tragedi ini menewaskan 49 orang yang berada di dalam pesawat. Sementara Polehinke kehilangan kaki kirinya, sekarang ini dia duduk di atas kursi roda.

Baca Artikel Lainnya :

Selama bertahun-tahun dia berjuang untuk membebaskan diri dari adanya tuduhan para penyidik badan keselamatan jika dia merupakan orang yang pantas disalahkan dalam insiden kecelakaan itu.

Lantas tim dokter memutuskan jika Polehinke menderita kerusakan otak sehingga tidak memiliki memori lagi dari peristiwa yang menjurus pada kecelakaan itu.

Loading…

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *