Kisah dan Sejarah Dari Konflik Israel dan Palestina

Kisah dan Sejarah Dari Konflik Israel dan Palestina – Peristiwa perang antara Israel dan Palestina memang tak terlepas dari pandangan berbagai pihak. Yang mana konflik dari dua bangsa ini tak kunjung selesai.

Untitled

Sebenarnya, kisah awal yang menjadikan peperangan antara Israel dan Palestina di area Gaza saat dimana proses pengangkatan Hamas menjadi salah satu bagian pemerintahan. Peristiwa ini terjadi di tahun 2005 dan 2006 dan konflik ini semakin meluas karena adanya serangan roket dari Palestina ke Israel dan adanya blockade Israel terhadap area Gaza.

Di tahun 2006 tersebut, konflik antara Israel dan Palestina semakin memuncak dengan adanya serangan berupa roket Qassam. Hal inilah yang membuat pihak Israel balas dendam dengan menyerang melalui area darat dan udara. Pihak Israel mulai menjalankan serangan tersebut bermula pada tanggal 23 Mei 2004, yang mana peristiwa ini terjadi Rafah. Peristiwa selanjutnya berlanjut terus menerus hingga bulan Oktober 2006. Dari penyerangan tersebut banyak pihak yang terluka entah itu dari pihak Palestina ataupun dari pihak Israel.

Dalam menyiasati peperangan ini, Israel memilih bertahan di area Gaza dengan menggunakan ribuan pasukannya. Upaya di sini pun ditujukan untuk melepas roket qassam di daerah Gilad Shalit. Banyak sekali roket Qassam yang telah memakan korban, setidaknya menurut perkiraan terdapat 7000 lebih dari roket Qassam yang telah ditembakkan ke area Gaza oleh pihak Israel.

Sedangkan dari Palestina, telah melepaskan 1300 roket untuk diarahkan ke Israel. Peperangan yang tak berujung ini terus memakan korban dari luka parah, luka ringan hingga kematian di setiap harinya.

Pada suatu ketika dari pihak Israel menyatakan bahwa mereka akan menghentikan serangan bila Shalit dilepas. Namun, pihak Palestina menjawab dengan arti bahwa Shalit akan dilepaskan bilamana para tentara Palestina yang ditahan oleh Israel dilepaskan semuanya. Namun, tawar menawar ini juga tak berujung sebuah persetujuan seperti yang dimaksudkan karena tiap-tiap kubu mempunyai maksud yang tak sama.

Pihak Palestina juga menjelaskan bahwa penyerangan yang dilakukannya itu mempunyai sebuah tujuan bukan untuk menyakiti pihak-pihak yang ada di Israel, melainkan untuk menurunkan kepemimpinan dari Hamas. Namun ternyata tindakan ini berujung panjang dan membuat peperangan tak henti-henti.

Baca Artikel Lainnya :

Di satu sisi, ternyata sejak Juli di tahun 2006 lalu, telah banyak laporan terhadap luka yang dialami akibat serangan dari Israel. Yang mana serangan tersebut tak terlihat oleh mata namun dapat menghancurkan seluruh organ di dalam tubuh.

Luka yang sangat parah tersebut tak dapat dilihat dan disebutkan sebagai serangan yang bernama Dense inert metal explosive atau disebut dengan DIMEs. Serangan ini juga diyakini sebagai bentuk uji coba sebuah senjata yang digunakan untuk menyerang bangsa Palestina untuk menghancurkan banyak jiwa. Bahkan tak berhenti di situ saja, penyerangan masih terjadi dan membuat area perbatasan harus ditutup. Namun upaya ini tak menghentikan peperangan tersebut karena sampai kini peperangan masih terus berlanjut.

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *