Kisah Dan Sejarah Terbuatnya Payung

Payung adalah sebuah alat yang berfungsi melindungi pemakainya dari paparan cahaya matahari dan guyuran hujan. Paying dapat digunakan oleh pria dan wanita dimana desain dan bentuknya bisa disesuaikan dengan selera pribadi.

Saat ini payung memiliki berbagai macam model dan warna yang sangat menarik, khususnya bagi kaum hawa. Berbagai warna soft maupun terang, dari yang bentuknya biasa sampai yang bentuknya agak seperti payung payung di negeri dongeng pun semua ada.

p 30

Saat ini bahkan payung telah mengalami pergeseran fungsi dan manfaat. Karena pemakainya tidak sekedar membeli payung sebagai alat pelindung dari sengatan cahaya matahari dan hujan saja.

Dengan bentuk, design dan corak yang semakin variatif, fungsi payung mengalami sedikit pergeseran ke dalam fungsin fashion. Jadi saat ini orangpun turut mempertimbangkan design dan corak demi papdu padan dengan baju apa yang mereka kenakan di hari mereka menggunakan payung tersebut.

Di Indonesia sendiri ada suatu daerah yang menurut banyak orang payung-payung yang diproduksi di daerah ini sangatlah unik karena terbuat dari kertas dan kain, namanya payung geulis. Ya betul, kota Tasikmalaya.

Payung geulis yang merupakan cirri khas kota Tasikmalaya ini bahkan hampir mengalami kepunahan karena semakin sedikit pengrajin yang membuatnya, selain itu regenerasi nampak kurang berjalan sehingga mayoritas pengrajinnya adalah orang tua.

Beragam jenis payung yang ada merupakan hasil dari pengembangan payung dari jama dahulu. Sejarah payung bermula sekitar 4000 tahun yang lalu, ketika fungsi payung hanya sebatas pada fungsi melindungi pemakainya dari terik matahari.

Hingga pada akhirmya bangsa Cina berhasil membuat payung yang anti air dengan menambahkan lapisan lilin dan dan tak.

Kepopuleran payung pada awalnya hanya dapat dinikmati oleh perempuan, hingga pada suatu saat seorang petualang tersohor bernama Jonas Hanway dengan ringannya menggunakan payung di depan public yang akhirmya kejadian ini menjadi cikal bakal penggunaan payung di kalangan lelaki di benua Eropa yang akhirnya meluas ke hampir seluruh penjuru dunia.

Baca Artikel Lainnya :

Pada awalnya pula, gagang pada payung terbuat dari tulang ikan paus yang diberi kain kanvas yang diberi corak yang warna warni. Hingga akhirnya seseorang yang bernama Samuel Fox menemukan rangka besi payung yang pertama kali di dunia.

Sejak saat itulah bentuk dan design payyung semakin berkembang dan terfokus ke dalam menciptakan payung dan pengembangan proses melipatnya sehingga menjadi lebih praktis.

Loading…

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *