Kisah Hidup Igor Sikorsky Penemu Helikopter

Kisah Hidup Igor Sikorsky Penemu Helikopter – Igor Sikorsky merupakan salah satu pelopor dan penemu helicopter. Pria yang lahir di Kiev, Ukraina pada tanggal 25 Mei 1889 ini merupakan anak bungsu dari lima bersaudara.

13

Igor merupakan anak dan cucu dari pendeta Ortodoks di Rusia. Ia memiliki seorang ayah bernama Ivan Alexeevixh Sikorsky yang seorang professor psikologi asal Polandia-Rusia dan ibunya Mariya Stefanovna Sikorskaya berprofesi sebagai dokter. Diketahui bahwa Igor dikenal sebagai seseorang yang tertarik dan menyukai dunia seni, terutama karya Leonardo da Vinci serta cerita Jules Verne.

Ketertarikan terhadap ilmu penerbangan

Di tahun 1907, Sikorsky mendaftar di Institute Politeknik Kiev. Ia menemani sang ayah pergi ke Jerman di musim panas tahun 1908, di mana ia dapat mempelajari tentang karya Wright bersaudara hingga akhirnya memutuskan untuk mempelajari ilmu penerbangan.

Berkat bantuan keuangan dari adiknya Olga, Sikorsky mempelajari ilmu aeronautika di sebuah sekolah penerbangan bernama Ecole des Teknik Aéronautiques et de Konstruksi Automobile (ETACA) yang ada di Paris pada tahun 1909. Selain itu, ia juga membeli suku cadang pesawat.

Belajar ilmu penerbangan

Sikorsky banyak bertanya mengenai dunia penerbangan pada perintis penerbangan di Paris. Tak lama setelah itu, iapun kembali ke Rusia dan merancang helikopter pertamanya yang diuji di bulan Juli 1909. Namun sayangnya, percobaan tersebut belum membuahkan hasil dan iapun membongkar helicopter tadi di bulan Oktober pada tahun yang sama.

Perjalanan karir di dunia penerbangan

Di tahun 1912, Sikorsky menjabat sebagai Chief Engineer divisi pesawat untuk R-BVZ di Saint Petersburg. Selain itu, ia juga memiliki karya Le Grand dan menjabat sebagai penguji coba masa penerbangan pertama di tahun 1913. Berkat prestasinya, ia mendapat anugerah gelar kehormatan dari Saint Petersburg Politeknik Institut di tahun 1914.

Karena merasa kesempatan untuk menjadi seorang desainer pesawat perang di Eropa terbilang kecil, maka Sikorsky beremigrasi ke Amerika Serikat setelah Perang Dunia I selesai dan tiba di New York 30 Maret 1919.

Ia berkerja sebagai guru sekolah dan dosen sekaligus mencari kesempatan untuk berkerja di industry penerbangan. Kemudian, ia bergabung dalam Universitas Rhode Island, membentuk program Aeronautical Engineering dan juga kuliah di University of Bridgeport.

Pada tahun 1923, Sikorsky berhasil membangun Manufacturing Company Sikorsky di Roosevelt, New York berkat bantuan beberapa mantan perwira militer Rusia. Sergei Rachmaninoff memberi cek sebesar US $ 5.000 atau setara dengan $ 61.000 di tahun 2007. Namun sayang, usahanya belum maksimal.

Di tahun 1928, Sikorsky menjadi warga Negara naturalisasi Amerika Serikat dan Manufacturing Company Sikorsky akhirnya pindah ke Stratford, Connecticut tahun 1929 dan termasuk bagian dari United Technologies Corporation pada tahun yang sama. Perusahaan berhasil menciptakan kapal terbang seperti Clipper 42-S.

Sikorsky mengajukan hak paten untuk aplikasi “lift direct” dan “direct lift aircraft” yang menghantarkannya menganugerahi paten nomor 1.994.488 di tahun 1935 atas desain yang ia rancang.

Hingga akhirnya Sikorsky semakin sukses dengan menciptakan VS-200 yang mengarah ke R-4 helicopter massal pertama di dunia pada tahun 1942. Kemudian kembali melakukan konfigurasi VS-300 dengan rotor utama tunggal dan ekor antitorque tunggal yang menjadi model helicopter terpopuler dan banyak diproduksi hingga sekarang.

Sikorsky meninggal dunia di Easton, Connecticut tanggal 26 Oktober 1972 dan sampai saat ini Sikorsky Aircraft Corporation menjadi produsen helicopter terkemuka di dunia dengan mendirikan bandara kecil bernama Bandara Memorial Sikorsky.

Loading...

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *