Kisah Hidup Si Penemu Kapal Selam, Cornelius Van Drebbel

Kisah Hidup Si Penemu Kapal Selam, Cornelius Van Drebbel – Canggihnya berbagai jenis dan type kapal selam yang ada saat ini, tentu tidak lepas dari jasa seorang warga negara Belanda bernama Cornelius van Drebbel 4 abad silam.

Terlahir di sebuah kota kecil yaitu Alkmaar, tepatnya pada tahun 1572, Dia memulai kisah hidupnya seperti layaknya seorang warga negara biasa. Setelah mengenyam pendidikan di kota tersebut selama beberapa tahun, kemudian akhirnya dia memutuskan untuk mengambil studi akademi di Harleem, dimana masih berdekatan letaknya dengan Belanda. Disinilah kemudian Dia mengenal guru-guru yang memberinya ketrampilan sehingga akhirnya Diapun menjadi seorang pemahat yang terampil.

Baca Juga :

Drebbel menikah dengan salah satu adik gurunya di akademi, bernama Sophia Jansdochter Goltzius pada tahun 1595, dan dari pernikahan ini Dia dikarunia 4 orang anak. Pada saat berada di Middelburg, tepatnya ketika membangun sebuah air mancur yang berada di daerah Noorderpoort, dia bertemu dengan Hans Lippershey seorang ahli konstruktor teleskop, yang kemudian mengajarinya keahlian grinding lensa serta optik, dimana sangat berguna bagi penemuannya kelak.

Kepindahan dari Belanda

Atas undangan dari Raja James I, Drebbel pada tahun 1604 memutuskan untuk pindah ke Inggris. Di negara tersebut, dia kemudian bekerja pada sebuah kantor pengadilan.

Setelah bekerja disana selama 6 tahun, pada 1610, Drebbel mendapatkan undangan lagi dari Kaisar Rudolf II yang memerintah Praha, sehingga kemudian dia menetap di negara tersebut hingga 1612, setelah sang kaisar wafat. Sepeninggal kaisar tersebut, akhirnya Drebbel memutuskan untuk kembali ke London bersama keluarganya.

Awal dibuatnya kapal selam

Karena mengalami kesulitan keuangan setibanya di London, membuat Drebbel harus memutar otak demi mendapatkan penghasilan. Kemudian mulailah dia memperhatikan sketsa-sketsa kapal selam yang dibuat oleh Leonardo Da Vinci dan juga sketsa rancangan pembuatan kapal tersebut yang dibuat oleh William Bourne (1578). Secara perlahan dia mulai mempelajari konsep sketsa yang dianggapnya unik tersebut, dan kemudian bertekad untuk mewujudkannya.

Proses pembuatan kapal selam

Sebenarnya prinsip yang digunakan untuk membuat kapal selam adalah mengacu pada rancangan Bourne dimana menyatakan bahwa sebuah kapal dapat tenggelam dalam air laut ketika tangkinya diisi dengan air, sedangkan yang terjadi bila tangki tersebut dikosongkan adalah kapal akan muncul ke permukaan. Selain itu, Drebbel juga menggunakan Hukum Archimedes untuk menyempurnakan wujud keinginannya tersebut.

Drebbel juga berimprovisasi dengan bentuk kapal selam itu sendiri, dimana desain bentuknya menyerupai dua buah kapal atau perahu yang disusun bertumpukan, dan kemudian untuk menutup pinggirannya agar kedap air digunakan kulit. Terdapat juga dayung disisi kanan kiri kapal yang direkatkan dengan badan kapal sehingga tidak sampai membuat air masuk dari sana. Bahan kapal yang dibuat dari rangka kayu dan juga kulit binatang serta lapisan dari bahan waterproof (kulit) membuat kapal ini menjadi kapal selam yang paling tua.

Percobaan kapal selam

Setelah proses pengerjaan selesai, Drebbel juga menambahkan tabung udara dalam kapal selam tersebut sebagai persediaan oksigen. Akhirnya kapal tersebut diuji coba pertama kali di Sungai Thames, dengan menggunakan 12 orang pendayung didalamnya. Untuk percobaan pertama kapal tersebut mampu menyelam hingga kedalaman 4,5 meter selama kurang lebih hingga 3 jam.

Pengembangan kapal selam

Setelah sukses dengan percobaan pertama, kemudian Drebbel mulai memodifikasi bentuk kapal selam tersebut. Tercatat, model terakhir yang dibuatnya bisa menampung hingga 16 penumpang dan mampu berlayar selama tiga jam mulai dari Westminster hingga Greenwich bolak balik. Bentuknya dibuat menyerupai cerutu dan menggunakan teknologi hidrodinamika yang bisa mengurangi hambatan saat menyelam.

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

2 thoughts on “Kisah Hidup Si Penemu Kapal Selam, Cornelius Van Drebbel

  1. Pingback: Biografi Penemu Gelombang Frekuensi Herzt – Heinrich Rudolf Hertz | Joko Warino Blog

  2. Pingback: Mengenal Lebih Dekat Founder Perusahaan Pesawat Boeing, William E. Boeing | Joko Warino Blog

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *