Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Anggur

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Anggur – Buah anggur ini berasal dari kawasan selatan diantara Laut Hitam dan Laut Kaspia di Asia Kecil. Lalu tanaman ini dibudidayakan orang pada daerah-daerah tropik serta kemudian semakin menyebar ke kawasan subtropik.

1

Di daerah tersebut, anggur malah mendapatkan lingkungan yang diketahui lebih mendukung sehingga produksinya di dunia saat ini berasal dari negara-negara subtropik seperti dari Australia Selatan, Spanyol, Belanda, Amerika, Inggris dan lain sebagainya. Jenis anggur yang ada juga cukup banyak serta setiap jenis anggur tersebut memiliki kegunaan yang sangat khas dan pastinya berbeda satu dengan lainnya.

Klasifikasi tanaman anggur

Kingdom: Plantae/ Tumbuhan

Subkingdom: Tracheabionta/ Tumbuhan berpembuluh

Divisi: Magnoliophyta/ Tumbuhan berbunga

Super divisi: Spermatophyta/ Menghasilkan biji

Sup kelas: Rosidae

Ordo: Rhamnales

Famili: Vitaceae

Genus: Vitis

Spesies: Vitis vinifera L

Kerabat dekat: tikel balung, areuy kibarera dan anggur Cina

Morfologi daun dan batang tanaman anggur

Memiliki daun tunggal

Daun tunggal yang berarti satu helai daun di setiap satu tangkai daun dan bersusun secara berseling dengan warna hijau. Bentuknya menyerupai bangun daun bundar atau bulat hingga jorong, panjang dari daunnya berkisar antara 10 hingga 16 centimeter, lebar 8 hingga 14 centimeter dengan helaian daun yang tipis tegar dan pangkal daunnya berlekuk.

Sementara ujung daun tanaman anggur cukup runcing dan daun-daunnya yang bertulang menjari, pada bagian tepinya bergigi runcing serta tepian daunnya berlekuk sesuai dengan dalamnya toreh. Umumnya memiliki 5 lekukan yang permukaannya memiliki bulu-bulu halus. Struktur dari daun tanaman anggur juga memiliki helaian daun, sepasang daun penumpu dan tangkai daun.

Kondisi batang

Batang adalah bagian dari tumbuhan yang sangat penting sebagai alat dari pembentukan sekaligus pembawa daun. Batang dari tanaman anggur ini beruas-ruas serta berbuku-buku dan berkayu. Pada tanaman anggur ini sebenarnya termasuk dalam jenis tumbuhan dengan bentuk semak, tumbuhan yang tidak begitu besar dengan batang berkayu serta bercabang-cabang dekat permukaan tanah.

Ini termasuk tanaman dengan umur panjang serta panjangnya kurang lebih mencapai 8 meter. Anggur juga memiliki spesifikasi batang yang tumbuh memanjat yaitu batang-batang yang tumbuh ke atas dengan menggunakan penunjang. Tanaman anggur juga dikatakan sebagai tumbuhan dengan bagian batang yang membelit, hal ini karena batang anggur yang tumbuh memanjang ke atas.

Penunjang tanaman anggur tersebut dapat berupa benda mati maupun tumbuhan lainnya. Saat naik ke atas, maka batang akan menggunakan alat-alat khusus untuk dapat berpegangan di penunjang ini. Tumbuhan anggur juga merupakan tanaman dengan cabang pembelit atau sulur dahan. Fungsi sulur tanaman anggur adalah sebagai alat pemanjat.

Sulur tersebut berada berhadap-hadapan atau saling berseling dengan daun serta bersifat terputus, artinya di setiap dua helai daun yang berada saling berdekatan masing-masing saling bersulur, sementara daun yang selanjutnya tidak akan bersulur. Untuk bentuk batangnya silindris dengan permukaan halus.

Struktur batang

Struktur batang serta percabangan tanaman anggur sendiri terdiri dari batang utama serta cabang sekunder, cabang primer serta cabang tersier yang dapat menghasilkan cabang buah dan bunga. Dari setiap buku batang memiliki mata tunas. Kulit batang sera cabang yang masih muda akan berwarna hijau.

Akan tetapi jika kulit batang dan cabang yang sudah tua berubah warna menjadi hijau sedikit kecokelat-cokelatan serta cokelat. Untuk cabang bermata tunas juga dapat digunakan sebagai bahan dalam perbanyakan tanaman secara vegetatif.

 

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *